EmitenNews.com - Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) berambisi menjadi pengendali Singaraja Putra (SINI). Emiten asuhan Prajogo Pangestu tersebut rupanya belum puas berposisi sebagai pemegang saham biasa. Padahal, CUAN telah mengempit 334,04 juta saham emiten besutan suami Puan Maharani tersebut yaitu Hapsoro Sukmonohadi alias Happy Hapsoro.

Penguasaan saham SINI setara 27,78 persen itu, dipegang CUAN melalui entitas usaha yaitu Kreasi Jasa Persada (KJP), dan Petrosea (PTRO). KJP menggenggam saham SINI 94,94 juta lembar alias 7,90 persen, dan PTRO mengemas 239,1 juta helai selevel dengan porsi kepemilikan 19,88 persen.

Berikut daftar pemegang saham SINI di atas 1 persen per 31 Agustus 2026. Petrosea (PTRO) 239,1 juta lembar (19,88 persen). Autum Prima Indonesia 144,3 juta saham (12 persen). Kreasi Jasa Persada 94,94 juta lembar (7,90 persen). Deli Indonesia Raya 90 juta lembar (7,48 persen).

Pegang Paling Banyak

Hendrikus Yulidar Putra Karim 90 juta lembar (7,48 perssen). Batubara Development 74,5 juta saham (6,20 persen). Hapsoro 46,74 juta helai (3,89 persen). Susan Hioe 16,43 juta saham (1,37 persen). Albert Kurniawan Budi S 14,84 juta eksemplar (1,23 persen). Dan, Tomy Goretha 13,46 juta lembar (1,12 persen).

Per 31 Juli 2026, free float SINI 357,56 juta lembar setara 29,74 persen. Menanjak 236,29 juta helai alias 4,53 persen dari bulan sebelumnya 121,27 juta eksemplar selevel 25,21 persen. Jumlah saham tercatat di Bursa Efek Indonesia 1,2 miliar eksemplar dari akhir Juni 2026 sebanyal 481 juta lembar.

Pemegang saham nasabah pemilik SID berjumlah 9.338 pihak, bertambah 2.394 pihak dari akhir Juni 2026 hanya 6.944 pihak. Pemilik manfaat akhir SINI antara lain Limas Ananto via Batubara Development 6,20 persen. Hendrikus Yulidar Putra Karim 19,48 persen yaitu via Autum Prima 12 persen, dan pribadi 7,48 persen. Terakhir, Hapsoro 3,89 persen.

Ambisi Sang Konglo

Oleh karena itu, menjadi pengendali, dan berkuasa penuh atas SINI, Direktur Utama CUAN Michael mengaku tengah bernegosiasi dengan pemegang saham SINI untuk menjadi pengendali utama perseroan. Pembicaraan fokus soalamekanisme, harga, dan waktu penuntasan transaksi.

Apabila transaksi terwujud, CUAN bakal menjadi pemegang saham terbesar SINI sekaligus pengendali arah, dan kebijakan perusahaan serta manajemen SINI. So, CUAN wajib melakukan penawaran tender wajib sesuai ketentuan POJK 9/2018. CUAN dapat menunjuk perusahaan terkendali untuk melaksanakan tender wajib setelah rencana pengambilalihan tuntas.