SOHO Eksekusi Transaksi Rp350 M, Simak Detailnya
:
0
Petugas medis Soho Global tengah melakukan uji lab di pabrik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Soho Global Health (SOHO) mengeksekusi transaksi senilai Rp350 miliar. Fasilitas pinjaman tersebut ditarik secara kolektif oleh perseroan bersama anak usaha yaitu Soho Industri Pharmasi, dan Parit Padang Global. Transaksi panarikan pinjaman dari dari Bank HSBC itu, telah diteken pada 10 Oktober 2025.
Fasilitas itu, berdurasi satu tahun sejak 10 Oktober 2025 dengan ketentuan HSBC dan debitur telah meneken perjanjian fasilitas, dan akan dengan otomatis diperpanjang untuk periode sama pada setiap tanggal ulang tahunnya, hingga Bank HSBC secara tertulis membebaskan debitur dari seluruh kewajiban, dan tanggung jawab debitur menurut perjanjian fasilitas.
Pinjaman diberikan tanpa adanya agunan dari debitur kepada Bank HSBC. Oleh sebab itu, debitur tidak akan menjaminkan harta kekayaan sebagai agunan dengan cara apapun kepada pihak manapun baik anak perusahaan atau afiliasi, kecuali atas harta kekayaan yang telah dijaminkan sebelum tanggal perjanjian fasilitas (apabila ada) atau leasing asset.
Bentuk fasilitas berupa kredit berdokumen (DC), kredit berdokumen dengan pembayaran tertunda/berjangka (DPC), pinjaman impor (pinjaman pembeli setelah pengapalan), pinjaman impor (Pinjaman pembeli setelah engapalan), dan Bank garansi/surat kredit berdokumen siaga, selama jangka waktu perjanjian fasilitas.
Transaksi itu, akan memberikan tambahan fleksibilitas keuangan bagi perseroan, dan anak usaha untuk mendukung kebutuhan modal kerja, dan kas operasional perseroan maupun anak usaha. Perseroan, dan anak usaha memiliki fleksibilitas untuk menarik sebagian atau seluruh fasilitas kredit sesuai kebutuhan.
”Penarikan fasilitas kredit tersebut akan digunakan oleh perseroan beserta anak usaha untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, dan untuk membiayai keperluan umum para peminjam,” tukas Yuliana Tjhai, Corporate Secretary Soho Global Health. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





