Songsong Liburan, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Investor berharap kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera tercapai. Itu prasarat penting, dan bumbu utama sebagai sentimen positif pasar. Pengakhiran konflik akan menjalar pada pembukaan Selat Hormuz.
Dengan pembukaan Selat Hormuz, maka kran ekspor impor minyak mentah melalui jalur tersebut akan kembali normal. Pasokan energi berjalan seperti biasa tentu menjadi impian tidak sedikit negara terdampak langsung, dan tidak langsung.
Di sisi lain, aksi jual masif investor asing, dan sikap hati hati investor menjelang libur panjang berpeluang menjadi katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.125-6.045, dan resistance 6.290-6.370.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Syariah Indonesia (BRIS), J Resources Asia (PSAB), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Merdeka Gold Resources (EMAS). (*)
Related News
IHSG Rentan Volatil, Sempat Dibuka ke 6.700 Lalu Turun
Potensi Transaksi Rp3,49 T, JISTE 2026 Angin Segar Emiten Perikanan
Konflik AS-Iran Memanas, IHSG Cenderung Menguat
Minyak Meledak, Sektor ini Paling Diuntungkan
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Bisa Breakout Level 6.700?
IHSG Melesat ke 6.686, Ini 3 Saham Pencetak Transaksi Tertinggi





