Stabilkan Harga Tiket Pesawat, Simak Ini Langkah Cepat Kementerian BUMN
EmitenNews.com - Menteri BUMN mengungkapkan ada sejumlah langkah untuk stabilisasi harga tiket pesawat. Salah satunya mendorong maskapai seperti Garuda Indonesia (GIAA) untuk menambah volume penerbangan.
”Makanya kalau Garuda bisa lebih produktif lagi dalam jumlah pesawatnya sehingga pengurangan dari stabilitas harga tiket bisa diseimbangi," tutur Erick Thohir ketika dijumpai sejumlah awak media, Selasa (16/8).
Erick menegaskan peran maskapai penerbangan milik BUMN agar menjadi motor yang mampu menyediakan tiket pesawat murah untuk rakyat. Mengingat pentingnya untuk menambah volume penerbangan, Erick berharap percepatan pencairan penanaman modal negara (PMN) untuk Garuda. Bermodal PMN itu, Erick optimistis Garuda bersaing secara bisnis sekaligus mampu menjaga harga tiket pesawat terjangkau.
”Garuda dulu kita harap (PMN) segera cair, kita lihat industri penerbangan mesti kita jaga, apalagi harga tiket pesawat ini kan sangat mahal,” beber Erick.
Erick menjelaskan ada tiga hal penyebab tiket pesawat saat ini tinggi. Pertama, harga avtur meroket. Kedua daerah tujuan tertentu dengan jumlah pesawat tidak maksimal. Lalu faktor terakhir jumlah pesawat yang mau dibeli sulit. ”Boeing dan Airbus mengurangi produksi,” ulas Erick.
Meski faktor tersebut memberatkan, namun Erick optimistis Garuda mampu memanfaatkan momentum kebangkitan industri pesawat sekaligus berperan menjaga harga terjangkau bagi rakyat. (*)
Related News
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ





