Steel Pipe (ISSP) Umumkan Dividen Tertinggi Sepanjang Masa
:
0
Salah satu kegiatan usaha di pabrik plat baja milik ISSP
EmitenNews.com - Emiten produsen pipa baja, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), atau SPINDO resmi menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp16 per saham, tertinggi sepanjang sejarah perseroan. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat, 21 Juni 2025.
Dengan asumsi harga saham berada di kisaran Rp350, maka dividend yield yang ditawarkan mencapai 4,6%, sementara dividend payout ratio diperkirakan sebesar 21% dari laba bersih tahun buku 2024.
“Dividen tertinggi ini adalah bentuk apresiasi kami kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya. Ini juga mencerminkan kekuatan fundamental dan arah pertumbuhan SPINDO yang berkelanjutan,” ujar Johanes W Edward, Chief Strategy & Business Development Officer SPINDO.
Pembagian dividen ini dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah risiko eksternal seperti fluktuasi harga baja global, nilai tukar rupiah, serta kondisi pasar yang masih dinamis. Meski begitu, kinerja SPINDO tetap kokoh pada Kuartal I 2025.
Pada Kuartal I 2025, SPINDO meraup pendapatan Rp 1,28 triliun, gross profit margin meningkat menjadi 18,9%, serta rasio debt-to-equity (DER) yang membaik ke level 0,64x, terendah dalam enam tahun terakhir.
Di sisi likuiditas,ISSP berhasil membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp 251,87 miliar, dengan posisi kas dan setara kas naik 23% dibanding akhir 2024 mmenjadi sebesar Rp620 Milyar.
ISSP juga tengah mengembangkan unit produksi baru, Unit 7, untuk memproduksi produk bernilai tambah lebih tinggi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi jangka panjang, sekaligus penguatan daya saing di pasar domestik maupun ekspor.
“Dengan arus kas yang kuat dan utang yang terkendali, kami optimistis SPINDO akan terus menjadi perusahaan baja nasional yang tangguh di tengah ketidakpastian global,” tambah Johanes.
Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal yang akan ditetapkan oleh manajemen. Pembayaran direncanakan pada akhir Juli 2025.
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





