Sudah Rp700 Triliun Dana Desa Digelontor, Belum Terasa Dampaknya
:
0
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menilai dana desa yang digelontorkan pemerintah hampir Rp700 triliun belum memberikan dampak nyata di lapangan
EmitenNews.com - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae menilai pembangunan desa yang selama ini dijalankan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) belum menunjukkan hasil yang signifikan. Hal itu ia sampaikannya pada Rapat Kerja bersama Menteri Desa PDT dan Menteri Transmigrasi di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).
“Pak Menteri Desa, ini belum bisa kita katakan berhasil kalau desa itu belum ada yang maju. Kalaupun ada yang maju kan baru sedikit, baru ada beberapa desa yang kita lihat keberhasilan-keberhasilannya,” kata Ridwan saat memimpin rapat.
Ia menyoroti bahwa sejak awal program, yang disebutnya mencapai hampir Rp700 triliun belum memberikan dampak nyata di lapangan. Ridwan mencontohkan kondisi di kampung halamannya di Sulawesi Tenggara yang menurutnya belum menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan ekonomi maupun infrastruktur.
“Kita lihat kasat mata, kita belum lihat apa-apa. Ambil saja di desa saya, di kampung saya di Sulawesi Tenggara misalnya. Kalau kita ke desa itu belum ada pertumbuhan, belum ada sama sekali. Apalagi kita ke desa-desa lain, juga hal yang sama seperti itu,” ujarnya.
Ridwan menegaskan bahwa keberhasilan Kementerian Desa akan sangat ditentukan oleh kemampuan mengelola dana tersebut secara tepat sasaran dan transparan. Ia juga menyinggung pentingnya aspek pengawasan dan sistem administrasi yang kuat agar dana tidak sia-sia.
“Jadi keberhasilan Bapak akan dituntut daripada persoalan itu sebenarnya. Ya mungkin aspek pengawasannya, mungkin sistem administrasinya kayak apa? Yang pada akhirnya uang (dana desa) yang 700 triliun ini bisa bermanfaat, bisa bermakna di mata masyarakat kita, di mata negara kita,” ucap legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut.(*)
Related News
Coinfest 2026 Bali, SHOW Token Bidik Kolaborasi dengan MEXC dan Kripto
Soal Desil 9-10 Terlarang Beli Pertalite, Tenang Dengar Menkeu Purbaya
IBS 2026, Integrasi Energi Terbarukan dan Keandalan Sistem Kelistrikan
Kecewa Purbaya, Sudah Keluarkan Rp7T Untuk BPS, DTSEN Belum Optimal
Harga Emas Antam Turun Rp18 Ribu Saat Emas Dunia Bertahan
Yield Stagnan 4,64%, Druckenmiller Kritik Buyback Utang AS





