EmitenNews.com - Medco Energi Internasional (MEDC) mencatat penurunan laba bersih signifikan selama tahun buku 2025. Laba bersih MEDC tercatat USD100,92 juta. Itu melorot 72,5 persen dari periode tahun 2024 sebesar USD367,36 juta.

Meski penurunan laba terjadi, perolehan pendapatan masih relatif stabil. MEDC membukukan pendapatan USD2,395 miliar. Sedikit terkoreksi 0,17 persen dibanding tahun sebelumnya USD2,399 miliar.

Dari sisi operasional, laba kotor MEDC tercatat naik tipis 0,28 persen menjadi USD936,11 juta. Namun, laba sebelum pajak penghasilan justru turun cukup dalam menjadi USD404,00 juta atau 39,8 persen dari tahun sebelumnya USD671,05 juta.

Sementara itu, sisi neraca, total aset MEDC meningkat 5,5 persen menjadi USD8,36 miliar. Liabilitas juga bengkak 7,6 persen menjadi USD6 miliar. Sedangkan ekuitas relatif stagnan, naik tipis 0,4 persen menjadi USD2,36 miliar.

Di pasar saham, kinerja itu direspons negatif dalam jangka pendek. Pada penutupan perdagangan Rabu, 1 Maret 2026 saham MEDC tercatat melemah 7,67 persen ke level Rp1.685 atau turun 140 poin.

Sedangkan dalam lima hari terakhir, saham MEDC juga alam penurunan 4,80 persen, bahkan sebulan terakhir terkoreksi lebih dalam sebesar 15,54 persen. Meski begitu, sejak awal tahun 2026, saham MEDC masih terpantau menguat 16,21 persen. (*)