EmitenNews.com — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka saham emiten setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara (suspensi) perdagangannya. Saham tersebut adalah PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL).
Saham emiten industri textile berkode BELL ini pada perdagangan pagi ini langsung disambut aksi jual, Saham BELL sempat menyentuh ARB dengan penurunan 6 persen lebih di level Rp232 per saham. Namun, hingga berita ini diturunkan saham BELL berhasil rebound bahkan menghijau dengan kenaikan 1,61 persen atau 4 poin ke level Rp[252 per saham dari harga penutupan sebelumnya Rp248 per saham.
Volume saham BELL ditransaksikan sebanyak 41,18 juta, nilai transaksi mencapai Rp11,07 miliar dan frekuensi sebanyak 3.367 kali hingga pukul 09:12 WIB.
"Kami informasikan bahwa suspensi atas perdagangan saham BELL di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 13 Mei 2022,"kata Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman resminya, Jumat (13/5).
Seperti diketahui sebelumnya, saham BELL di suspensi oleh Bursa. Dihentikannya perdagangan saham BELL tersebut karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
"Oleh karena itu dalam rangka cooling down, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham BELL, pada perdagangan tanggal 12 Mei 2022,"tegasnya.
Lidia menyebutkan bahwa penghentian sementara perdagangan Saham BELL tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BELL.
"Kepada para pihak - pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,"terangnya.
Related News

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber

Chandra Asri (TPIA) & Glencore Rampungkan Akuisisi Shell di Singapura

Lebaran Praktis! Transaksi QRIS Makin Nyaman dengan BRImo

Tumbuh Minimalis, GJTL 2024 Raup Laba Rp1,18 Triliun

Surplus 22 Persen, TRIS 2024 Kemas Laba Bersih Rp82,90 Miliar

Laba dan Pendapatan Positif, Ini Kinerja MTDL 2024