Suspensi Dicabut, Tapi Saham Multipolar (MLPT) Rontok 14 Persen
Potret lobby perkantoran MLPT. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi perdagangan saham PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) usai sehari lamanya perdagangannya nonaktif. Pembukaan kembali saham MLPT mulai efektif diberlakukan pada Senin (30/3/2026).
P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Danny Yuskar Wibowo mengatakan pembukaan suspensi dilakukan setelah bursa menilai kondisi perdagangan saham perseroan telah memungkinkan untuk kembali diperdagangkan.
“Dengan dibukanya suspensi saham ini, investor dapat kembali melakukan transaksi atas saham perseroan di pasar reguler,” ujar Danny.
Sebelumnya, BEI menyetop perdagangan saham MLPT mulai sesi I tanggal 27 Maret 2026 di pasar reguler dan tunai dan kini sudah kembali dibuka di seluruh pasar.
Sebelum disuspensi, saham MLPT ditutup melemah 7,07 persen atau turun 1.100 poin ke level Rp14.450. Dalam sepekan, koreksi mencapai 5,86 persen, melebar menjadi 48,21 persen dalam sebulan, dan sepanjang tahun berjalan telah terpangkas 76,84 persen dari posisi Rp64.200.
Jika ditarik lebih jauh, penurunan dari level tertinggi pada 8 Oktober 2025 lalu di Rp225.700 ke posisi terakhir Rp14.450 mencerminkan penyusutan sebesar 211.250 poin dalam lima bulan terakhir atau setara dengan 93,60 persen.
Pascapembukaan suspensi pada perdagangan Senin (30/3) saham MLPT terpantau ambruk hingga 14 persen atau setara 2.025 poin di Rp12.425. Beberapa menit berselang, per 09.30 WIB, MLPT menunjukkan performa bangkit, melawan naik hingga 3,81 persen dan bertengger di Rp15.000.(*)
Related News
Pendapatan Tergerus, Laba APLI 2025 Menyusut Tajam 66,82 Persen
Kapok Boncos, BRNA Catat Laba Melonjak 160,94 Persen
ENVY Ungkap Aksi Korporasi Baru
Defisit Susut, Laba SIPD Melambung 783,13 Persen
DSSA Beber Penyebab Saham Terjun Bebas
Sepanjang 2025 Laba CYBR Terbang 8.352 Persen





