Tak Terbendung, Akulaku Timbun Saham Bank Neo (BBYB) Senilai Rp3,07 Triliun
EmitenNews.com - Akulaku Silvrr Indonesia melanjutkan perburuan terhadap saham Bank Neo Commerce (BBYB). Kali ini, Akulaku menyapu bersih 3 juta lembar. Transaksi itu, telah dilakukan pada 13 Mei 2022.
Menyusul aksi tanpa data lengkap itu, kini Akulaku sebagai pengendali menguasai 2.408.490.754 lembar atau 2,40 miliar lembar setara 25,56 persen. Bertambah dari posisi sebelum transaksi dengan koleksi 25,53 persen.
Alhasil, dengan aksi terbaru tersebut, Akulaku memiliki saham Bank Neo senilai Rp3,07 triliun. Dengan dengan merujuk harga terkini saham Bank Neo di k?sadan Rp1.275 per lembar. Nah, kalau transaksi dilakukan di atas harga tersebut, tentu ceritanya akan lain.
Sebelumnya, pada 13-14 April 2022, Akulaku menyerok 3,7 juta lembar. Pada 13 April 2022, Akulaku memboyong 2,15 juta lembar, dan dilanjut pada 14 April 2022 dengan menyapu bersih 1,55 juta lembar. Dengan transaksi itu, kepemilikan saham Akulaku menjadi 2,405 miliar lembar setara 25,53 persen.
Selain Akulaku, per 28 April 2022, pemegang saham Bank Neo antara lain masyarakat 9,42 miliar lembar alias 48,37 persen, Gozco Capital 1,39 miliar lembar setara 14,81 persen, Rockcore Financial 576,75 juta lembar atau 6,12 persen, dan Yellow Brick 487,21 juta lembar selevel 5,17 persen. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





