Targetkan 1 Giga Watt, Pertamina Geothermal (PGEO) Beberkan Aksi Baru
:
0
Salah satu pembangkit listrik geothermal besutan Pertamina Energy. Foto: PGEO
EmitenNews.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) mempertegas strategi untuk mencapai kapasitas terpasang 1 Giga Watt (GW). Perseroan akan fokus pada pengembangan proyek prioritas sebagai akselerator pertumbuhan.
Hal tersebut disampaikan PGEO dalam Resume Q&A Investor Meeting and Connectivity 2026 yang digelar di Surabaya, 5 Agustus 2026.
"Dalam rangka pengembangan kapasitas menuju 1 GW, PGEO fokus kepada pengembangan priority project seperti proyek-proyek Co generation dan Hululais unit 1 dan 2," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
PGEO juga menyatakan tidak menutup peluang akuisisi pertumbuhan anorganik.
"Mengenai pengembangan kapasitas melalui akuisisi Perseroan tidak menutup peluang melakukan unorganic development sebagai akselerator untuk menuju kapasitas terpasang 1 GW apabila terdapat asset yang baik dan berkualitas," lanjut manajemen.
Bidik Green Data Center
Selain pengembangan kapasitas, PGEO saat ini juga tengah mengkaji proyek green data center. Namun, fokus perseroan bukan untuk masuk ke bisnis pusat data.
"PGEO saat ini tengah dalam proses kajian project data centre, namun perlu kami sampaikan bahwa fokus Perseroan adalah untuk menghasilkan green energy yang akan dapat digunakan oleh data centre, bukan untuk memasuki bisnis data centre," jelas manajemen.
Di sisi bisnis hijau lainnya, PGEO telah mencatatkan transaksi carbon credit.
"Hingga 6M2026 Perseroan telah mencatatkan transaksi carbon credit sebesar USD 42 ribu," ungkap manajemen.
Related News
Emiten Gocap (EPAC) Wacanakan Buyback & Rights Issue Jelang Aturan Rp1
Lampu Hijau OJK, ENRG Rights Issue IV Rp4,12T, Ini Jadwal Lengkapnya
Komisaris Medco Energi (MEDC) Sempat Jual 3 Juta Saham Senilai Rp4,5M
Genap Setahun, Presiden Direktur Sepatu Bata (BATA) Mengundurkan Diri
Emiten Properti Grup Sinar Mas (BSDE) Sahkan Sosok Wapresdir Baru!
Berlaku Rp1, Investor GOTO Akan Alami Kejutan ini





