EmitenNews.com - Rencana PT Indointernet Tbk (EDGE) untuk beralih  dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup masih menghadapi minimnya partisipasi pemegang saham publik dalam penawaran tender sukarela.

Digital Edge (Hong Kong) Ltd. (DEHK), sebagai pihak yang melakukan penawaran tender sukarela, baru berhasil menyerap 7.118.700 saham hingga berakhirnya periode pertama penawaran.

Jumlah tersebut setara sekitar 4,46% dari total 159.598.500 saham yang menjadi objek Penawaran Tender Sukarela. Adapun jumlah saham yang ditawarkan mewakili sekitar 7,90% dari saham yang ditempatkan dan disetor dalam EDGE.

Dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (7/8/2026) perseroan menyampaikan hasil pelaksanaan Penawaran Tender Sukarela yang berlangsung sejak 25 Juni hingga 24 Juli 2026. Pembayaran atas saham yang diterima dalam periode tersebut telah diselesaikan pada 5 Agustus 2026.

Dengan realisasi penyerapan yang masih terbatas, masih terdapat sebagian besar saham yang menjadi objek tender yang belum terserap. Berdasarkan informasi perseroan, sisa nilai saham yang menjadi objek Penawaran Tender Sukarela mencapai sekitar Rp1,753 triliun.

Lebih lanjut, DEHK dilaporkan telah memperpanjang periode Penawaran Tender Sukarela EDGE. Periode perpanjangan berlangsung sejak 25 Juli 2026 hingga 23 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.

Harga penawaran dalam periode perpanjangan tersebut tetap dipatok Rp11.500 per saham, sama seperti harga yang ditawarkan pada periode sebelumnya.

Aksi tender sukarela ini merupakan bagian dari rencana perubahan status EDGE dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup, termasuk rencana pembatalan pencatatan atau delisting saham perseroan dari Bursa Efek Indonesia.

Dengan masih minimnya saham publik yang masuk dalam tender pada periode awal, DEHK masih memiliki ruang untuk menyerap saham dari pemegang saham publik pada periode perpanjangan.