Terkoreksi 14 Persen, TMAS 2024 Tabulasi Laba Rp673 Miliar
:
0
Petugas tengah memindahkan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Temas (TMAS) sepanjang 2024 membukukan laba bersih Rp673,36 miliar. Mengalami penyusutan 13,95 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp782,61 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham turun ke posisi Rp12 dari sebelumnya Rp14.
Pendapatan Rp4,34 triliun, melonjak 0,93 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,3 triliun. Beban jasa Rp3,44 triliun, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp3,19 triliun. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp900,18 miliar, anjlok 18,91 persen dari fase sama tahun sebelumnya Rp1,11 triliun.
Beban usaha Rp227,09 miliar, bengkak dari Rp184,44 miliar. Laba pelepasan aset tetap Rp227,06 miliar, melangit dari Rp23,71 miliar. Laba dari ventura bersama Rp15,77 miliar, menanjak dari Rp5,02 miliar. Laba operasi lain Rp1,96 miliar, susut dari Rp8,16 miliar. Laba usaha Rp917,89 miliar, turun dari Rp966,38 miliar.
Laba selisih kurs Rp14,4 miliar, melonjak dari Rp5,58 miliar. Pendapatan bunga Rp18,32 miliar, turun dari Rp24,76 miliar. Pajak final atas pendapatan bunga Rp3,66 miliar, turun dari Rp4,95 miliar. Beban keuangan Rp84,95 miliar, berkurang dari Rp90,12 miliar. Laba sebelum pajak final dan beban pajak penghasilan Rp862 miliar, susut dari Rp901,64 miliar.
Pajak final Rp50,24 miliar, susut dari Rp50,82 miliar. Laba sebelum beban pajar penghasilan Rp811,75 miliar, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya di kisaran Rp850,81 miliar. Beban pajak penghasilan Rp90,25 miliar, bengkak dari Rp36,05 miliar. Laba tahun berjalan Rp721,49 miliar, turun dari Rp814,76 miliar.
Total ekuitas tercatat sebesar Rp2,85 triliun, melonjak signifikan dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp2,58 triliun. Jumlah liabilitas terkumpul Rp1,54 triliun, bengkak dari periode akhir 2023 sebesar Rp1,48 triliun. Total aset sebesar Rp4,4 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp4,06 triliun. (*)
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





