Tiga Saham Ini Disorot Bursa, Ada Emiten Konglomerasi Grup Bakrie!
:
0
Sticker IDX Stock Exchange tertempel di Kaca Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menyoroti pergerakan tidak biasa pada tiga saham yang masuk dalam daftar Unusual Market Activity UMA) BEI. Ketiganya adalah PT Ancara Logistics Indonesia Tbk. (ALII), PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD), dan PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk. (FLMC). Pengumuman tersebut mulai efektif diberlakukan pada Rabu, 17 Desember 2025.
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., mengatakan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal.
Pada pembukaan perdagangan Rabu (17/12), saham ALII, emiten logistik konglomerasi dari grup Bakrie itu mencatat penguatan tipis 0,92% ke level Rp1.095 per saham. Sementara itu, SIPD, emiten poultry itu kian melonjak 8,51% ke harga Rp1.275.
Berbeda arah, saham FLMC, emiten kain nonwoven itu terpantau loyo alias bergerak terbatas dan stagnan bertengger di posisi awal Rp187.
Menurut Pande, BEI berkepentingan untuk melindungi investor dan memastikan perdagangan berjalan secara wajar, teratur, dan efisien.
Investor juga diharapkan mencermati kinerja fundamental serta keterbukaan informasi emiten.
Related News
BI dan BNM Perkuat Kerja Sama Moneter, Cek Ruang Lingkupnya
Jelang Review MSCI 12 Mei, OJK Minta Pasar Tak Panik
BEI Pantau Saham FORE, Masuk Kategori UMA
POJK 4/2026 Berlaku, OJK Pisahkan Produk Investasi & DPK Bank Syariah
BEI Pantau Ketat WBSA Akibat Konsentrasi Kepemilikan Tinggi
Setujui Dua BPR di Jatim Bergabung, Mari Dengar Harapan OJK





