Tingkatkan Nasabah Pensiunan, Bank BJB (BJBR) Gandeng Taspen
:
0
EmitenNews.com - PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) atau (BJBR) menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Taspen (Persero) untuk terus meningkatkan layanan terhadap nasabah pensiunan. Kerjasama tersebut berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk melakukan kerjasama dalam hal Pembayaran Program Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian Melalui Rekening.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dan Direktur Utama PT Taspen A.N.S Kosasih, di kantor Pusat Taspen, Senin (25/4). Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Direktur Utama PT Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih, Direktur Operasional Ariyandi, Direktur Keuangan Rena Latsmi Puri, Direktur SDM, Teknologi Informasi Ovita Susiana Rosya. Sementara dari bank bjb turut hadir, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Konsumer & Ritel Suartini, Pemimpin Divisi Dana & Jasa Konsumer Hakim Putratama.
Yuddy Renaldi menyampaikan, perjanjian kerjasama antara Taspen dengan bank bjb secara nasional telah dilakukan sejak tahun 2010, dimana sebelumya dilakukan oleh masing . masing kantor cabang. Berkat kerjasama yang sudah terjalin, bank bjb dapat melayani Peserta Taspen di seluruh jaringan kantor bank bjb yang tersebar diseluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Yuddy juga menyampaikan apresiasi pada Taspen atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada bank bjb, dalam membantu menyalurkan hak pensiun peserta Taspen.
"Melalui kerja sama ini, bank bjb berharap dapat turut berkontribusi untuk memberikan dampak positif kepada para pensiunan melalui produk-produk yang dimiliki. Ke depan, bank bjb juga akan terus meningkatkan kualitas dan berbagai produk di segmen konsumer," ujar Yuddy.
Related News
Efek Kejut MSCI, Market Cap 10 Emiten Terjun Bebas, DSSA?
Nasib DSSA, BREN, dan CUAN Setelah Kena Sanksi Rp2,1 Triliun
Manuver Morgan Stanley Sebelum MSCI Tebar Ancaman
Ledakan Data Center, DMAS Naikkan Target Prapenjualan 42 Persen
BREN dan CUAN Ungkap Ini Usai Kena Sanksi
Ubah Strategi Bisnis, ERA Real Estate (IPAC) Putuskan Go Private





