Transaksi Tuntas, Dima Investindo Jadi Pengendali Anyar KMDS
:
0
Barista Karuniamitra tengah menuangkan minuman lezat hasil racikannya untuk disajikan kepada pengunjung. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Miki Ojisan Indomitra mengurangi kepemilikan saham Kurniamitra Duta Sentosa (KMDS). Itu ditunjukkan dengan melepas 440 juta saham perseroan. Transaksi penjualan tersebut telah dipatenkan pada 26 September 2024.
Transaksi divestasi kepemilikan saham sang pengendali perseroan itu, dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp420 per lembar. Nah, menyusul skema harga tersebut, Miki Indomitra merengkuh dana taktis senilai Rp184,80 miliar.
Sebagai konsekuensi dari transaksi tersebut, timbunan saham Kurniamitra dalam genggaman Miki Indomitra mengalami penyusutan secara signifikan. Yaitu, berkurang sekitar 55 persen menjadi 169,52 juta eksemplar alias 21,19 persen.
Jauh berkurang dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 609,52 juta lembar. Penguasaan saham sebelum transaksi tersebut selevel dengan 76,19 persen. ”Transaksi untuk merealisasikan hasil investasi,” tegas Dewi Irianty Wijaya, Direktur Keuangan Kurniamitra Duta Sentosa.
Saham yang dilepas Miki Ojisan Indomitra itu, ditampung oleh Dima Investindo. Dengan penuntasan transaksi itu, Dima Investindo menjelma sebagai pengendali anyar Kurniamitra.
Kegiatan usaha Dima Investindo yaitu perdagangan besar minuman beralkohol, perdagangan besar makanan, dan minuman lainnya, perdagangan besar mesin kantor dan industri pengolahan suku cadang dan perlengkapannya, pengelola sentra dana berjangka, manajer investasi, aktivitas manajemen lainnya, real estat yang dimiliki sendiri atau disewa.
Formasi pengurus Dima Investindo terdiri dari Komisaris Yvonne Mardiana, Direktur Utama Irman, dan Direktur Heri. Modal dasar Dima Investindo 275 ribu saham dengan nilai nominal Rp275 miliar. Modal ditempatkan, dan disetor penuh dikempit Irman 273.750 lembar alias 99,55 persen, dan Yvonne Mardiana 1.250 helai setara 0,45 persen. Penerima manfaat akhir Irman. (*)
Related News
SCPI Go Private, Pengendali Tawar Saham Publik Rp100 Ribu per Lembar
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA





