Tumbuh Minimalis, Laba PJAA 2025 Sentuh Rp180,19 Miliar
Salah satu wahana permainan di Taman Impian Jaya Ancol. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) membukukan laba bersih Rp180,19 miliar. Tumbuh tipis 1,34 persen dari episode sama akhir tahun sebelumnya sejumlah Rp177,79 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar ikut terkerek menjadi Rp113 dari posisi sebelumnya Rp111.
Pendapatan usaha Rp1,12 triliun, mengalami penyusutan 11,11 persen dari episode akhir tahun sebelumnya Rp1,26 triliun. Beban pokok pendapatan dan beban langsung Rp609,54 miliar, bertambah dari akhir 2024 senilai Rp599,12 miliar. Laba kotor tercatat senilai Rp511,66 miliar, mengalami penciutan dari Rp666,77 miliar.
Penghasilan bunga Rp9,36 miliar, terdilusi 47,23 persen dari Rp17,74 miliar. Kerugian penjualan aset tetap Rp428 juta, turun dari Rp470 juta. Penghasilan lainnya Rp224,65 miliar, melonjak 866,65 persen dari Rp23,24 miliar. Kerugian selisih kurs Rp2 juta turun dari Rp22 juta. Beban penjualan Rp31,5 miliar, naik dari Rp31,23 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp274,15 miliar naik dari Rp261,67 miliar. Beban lain-lain Rp114,73 miliar, bengkak dari Rp41,99 miliar. Laba usaha Rp324,85 miliar, susut dari Rp372,36 miliar. Bagian laba bersih entitas asosiasi Rp1,16 miliar, melejit dari minus Rp155 juta. Bagian rugi bersih ventura bersama Rp995 juta, anjlok dari Rp983 juta.
Beban keuangan Rp72,06 miliar, turun dari Rp95,65 miliar. Beban pajak final Rp28,07 miliar, susut dari R28,27 miliar. Laba sebelum pajak Rp224,88 miliar, terkoreksi dari Rp249,26 miliar. Beban pajak penghasilan Rp44,91 miliar, turun dari Rp72,97 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp179,96 miliar, naik tipis dari Rp176,28 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi sebesar Rp1,86 triliun, meningkat dari akhir 2024 senilai Rp1,73 triliun. Total liabilitas tercatat Rp1,77 triliun, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp1,85 triliun. Jumlah aset Rp3,63 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp3,59 triliun. (*)
Related News
Izin Investor, ATIC Godok Right Issue 600 Juta Lembar
Ekspansif! FOLK Caplok 99,96 Persen Saham Traya Investama
Kantongi Restu, BABY Kebut Right Issue Rp140,77 Miliar
Kurangi Porsi, Phillip Securities Lepas Jutaan Saham STRK
Tekanan Berlanjut, Rugi Cashlez Tembus Rp68 Miliar Pada 2025
Awal 2026, Penjualan Batu Bara RMKE Tumbuh 4 Kali Lipat





