EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 81,46% secara YoY (year-on-year) dari Rp8,35 miliar menjadi Rp15,15 miliar pada kuartal III 2026.

Pertumbuhan kinerja keuangan tersebut didukung kuat oleh ekspansi pasar serta diversifikasi portofolio strategis, yang berhasil mendorong perolehan pendapatan usaha sebesar Rp2,55 triliun hingga akhir kuartal III 2026. Jumlah itu meningkat dari Rp2,52 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari total raihan tersebut, segmen produk putar menjadi penopang utama dengan kontribusi sebesar 46,93%, diikuti oleh produk non-putar 35,50%, konstruksi 13,97%, serta jasa 3,60%.

Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko WTON, Syailendra Ogan, menegaskan bahwa pencapaian positif pertumbuhan laba ini selaras dengan fokus perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis secara konsisten. 

“Langkah tersebut ditempuh melalui efisiensi operasional dan penyehatan struktur biaya secara disiplin dengan tetap menerapkan tata kelola perusahaan yang prudent,” ujar Syailendra dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (2/11/2026).

Hal itu tercatat laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim WTON, beban umum dan administrasi turun dari Rp118,60 miliar menjadi Rp107,87 miliar.

Sehingga beban usaha tercatat sebesar Rp110,43 miliar pada kuartal III 2026 dari sebelumnya Rp120,68 miliar.

“Peningkatan kinerja keuangan dan kontribusi kuat dari berbagai segmen usaha semakin memperkukuh fondasi finansial kami. Hal ini memberikan ruang bagi WIKA Beton untuk terus bertumbuh secara sehat, tangguh, dan berkelanjutan di tengah tantangan industri,” ujarnya.