EmitenNews.com - Merdeka Copper Gold (MDKA) bakal menawarkan obligasi Rp4,12 triliun. Surat utang itu bagian dari obligasi berkelanjutan V dengan target dana Rp15 triliun. Dan, emiten asuhan Boy Thohir tersebut telah menjajakan sejumlah Rp6,1 triliun.

Nah, untuk obligasi berkelanjutan V tahap IV tahun ini, MDKA menyodorkan surat utang senilai Rp4,12 triliun dalam dua seri. Seri A Rp1,8 triliun dengan tingkat bunga 8,25 persen per tahun berjangka 367 hari. Seri B Rp2,31 triliun dengan bunga 10 persen per tahun berdurasi tiga tahun.

Bunga obligasi dibayar setiap triwulan. Bunga pertama dibayar pada 20 Januari 2027, dang bunga terakhir sekaligus pelunasan dibayar pada 27 Oktober 2027 untuk Seri A, dan 20 Oktober 2029 untuk Seri B. Pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Dana hasil obligasi sebesar USD195 juta atau setara Rp3,48 triliun untuk membayar seluruh pokok utang berdasar perjanjian fasilitas untuk fasilitas bergulir dalam satu mata uang (Single Currency Revolving Credit Facility Agreement) pada 13 Juni 2025. Dana tersebut akan dibayarkan kepada para kreditur.

Yaitu Crédit Agricole Corporate and Investment Bank, cabang Singapura, Oversea-Chinese Banking Corporation Limited, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Mizuho Indonesia, Bank OCBC NISP, Bank UOB Indonesia, dan The Korea Development Bank, cabang Singapura sebagai para kreditur awal.

Para kreditur awal itu, selanjutnya bersama-sama PT UOB dan United Overseas Bank Limited yang bertindak sebagai Mandated Lead Arrangers, disebut sebagai para pihak pembiayaan, melalui PT UOB sebagai Agen dari para pihak pembiayaan (kecuali untuk dirinya sendiri), pada tanggal jatuh tempo, yaitu 27 Oktober 2026.

Asumsi nilai kurs yang digunakan untuk mentranslasi kewajiban keuangan dalam mata uang Dolar Amerika Serekat (USD) adalah nilai kurs tengah Bank Indonesia per 1 Oktober 2026 sebesar Rp17.877 per USD. Lalu, sisa Rp614,9 miliar untuk mendanai sebagian kewajiban dalam rencana pelunasan seluruh pokok obligasi berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2023 Seri B akan jatuh tempo pada 15 Desember 2026.

Selanjutnya, jadwal obligasi menjadi sebagai berikut. Masa penawaran umum obligasi pada 14-15 Oktober 2026. Penjatahan pada 16 Oktober 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 20 Oktober 2026. Distribusi obligasi secara elektronik pada 20 Oktober 2026. Dan, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 21 Oktober 2026. (*)