Ubah Jajaran Direksi dan Komisaris, Citra Borneo (CBUT) Bakal Lebih Ekspansif
jajaran manajemen baru PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) setelah RUPSLB Rabu 3 Mei 2023. Foto/Rizki EmitenNews
EmitenNews.com -Emiten pengolahan produk turunan kelapa sawit PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) melakukan perombakan pada jajaran direksi. Hal ini berdasarkan keputusan para pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa.
Berdasarkan hasil rapat RUPST dan RUPSLB yang diselenggarakan, Rabu, (3/5/2023), Emiten milik 'Crazy Rich' Kalimantan Abdul Rasyid ini mengangkat Sofyan A. Djalil sebagai Komisaris Utama. Ia menggantikan Vallauthan Subraminam yang mengundurkan diri.
Selain perombakan komisari, CBUT juga mengadakan perubahan direksi. Adapun Ronny Hertantyo Raharjo diangkat sebagai direktur menggantikan Ramzi Sastra dan Muhammad Rafik.
Dengan begitu, susunan anggota Direksi Citra Borneo Utama saat ini sebagai berikut: Dewan Komisaris: Komisaris Utama : Sofyan A.Djalil dan Komisaris Independen : Boumediene Sumurung.H
Dewan Direksi: Direktur Utama : Balakrishnan Naidu Ramasamy Naidu, Direktur : Magedona Aegidius dan Direktur : Ronny Hertantyo Raharjo.
Sofyan Djalil diketahui merupakan mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia di Kabinet Kerja Joko Widodo Periode 2016-2022. Saat itu, Sofyan sempat memiliki program yang mengingatkan para pengusaha sawit untuk membangun kebun plasma sebanyak 20%.
Selain itu, Sofyan juga pernah menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional pada periode 2015-2016, lalu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2014-2015.
Citra Borneo Utama (CBUT) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) 2023 sebesar Rp500 miliar. Direktur CBUT Ronny Hertantyo mengatakan capex tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi hilirisasi dan pengembangan teknologi.
"Capex kami gunakan untuk pengembangan dari eksistensi tersebut dan yang kedua adakah teknologi," kata Ronny saat Paparan Publik CBUT, Rabu (3/5/2023).
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





