United Tractors (UNTR) Ungkap Transaksi Anak Usaha
:
0
Petugas lapangan tengah memeriksa dengan saksama alat berat milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Emiten alat berat dan energi Grup Astra PT United Tractors Tbk. (UNTR), mengumumkan adanya transaksi afiliasi yang melibatkan dua anak usahanya, yakni PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) dan PT Energia Prima Nusantara (EPN).
Dalam keterangannya yang dikutip pada Selasa (10/6), Corporate Secretary UNTR, Sara K. Loebis, mengungkapkan bahwa EPN telah melakukan penyertaan tambahan modal di SES dengan mengambil 464,5 juta saham baru. Aksi ini dilakukan untuk mempertahankan porsi kepemilikan saham EPN dalam SES.
"Transaksi ini bertujuan memenuhi kebutuhan tambahan modal kerja SES serta mempertahankan porsi kepemilikan saham EPN," jelas Sara.
Setelah transaksi tersebut, EPN kini menggenggam 1,26 miliar lembar saham di SES atau setara dengan Rp125,85 miliar. EPN sendiri merupakan anak usaha UNTR dengan kepemilikan 51%, sementara SES adalah anak usaha tidak langsung UNTR dengan kepemilikan 49,6%.
Kategori Transaksi Afiliasi, Bukan Transaksi Material
Karena adanya hubungan kepemilikan dan kesamaan manajemen antara UNTR, EPN, dan SES, transaksi ini masuk dalam kategori Transaksi Afiliasi, sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.
Meski begitu, transaksi ini tidak dikategorikan sebagai Transaksi Material, karena nilai transaksi belum mencapai ambang batas yang ditentukan oleh POJK No. 17/POJK.04/2020.
Langkah ini mencerminkan strategi UNTR dalam memperkuat portofolio bisnis energi terbarukan, khususnya melalui anak usahanya di sektor panas bumi dan energi bersih lainnya.
Related News
Telkom (TLKM) Kantongi Restu Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia
Laba Allo Bank Indonesia (BBHI) Dekati Rp300 Miliar, Turun 4 Persen
RUPST Indosat (ISAT) Ubah Jajaran Komisaris, Dirut Tetap Vikram Sinha
TLKM Ubah Pengurus, Dian Siswarini Diganti Nanang Hendarno
Perkuat Investasi, Direktur Ini Akumulasi Saham Paragon Karya (PKPK)
Untuk Modal Kerja, PTBA Tambah Utang Jumbo Rp6T dari BRI dan BMRI





