EmitenNews.com—Unit usaha syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) rencananya akan dimerger dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dengan kode saham BRIS. Rencana ini sudah bergulir sejak tahun lalu. Bagaimana progresnya?

 

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengungkapkan saat ini memang rencana tersebut bukan rahasia. "BSI diminta untuk melihat apakah kemungkinan UUS nya BTN ini bisa digabungkan dengan BSI," kata Hery dalam konferensi pers, Rabu (1/2/2023).

 

Dia mengungkapkan, memang merger ini adalah rencana lama yang ingin dikerjakan. Namun pemerintah memutuskan untuk menggabungkan seluruh bank umum syariah (BUS) milik bank BUMN .

 

"Saat itu kalau sekaligus dikerjakan, agak ruwet. Takut ganggu proses penggabungan BUS ini. Alhamdulillah sekarang sudah selesai, rapi dan tumbuh PR nya selesai itu," jelas dia.

 

Hery menyebut memang untuk menggabungkan UUS ini tidak semudah penggabungan BUS. "Karena masih campur, polanya harus spin off dulu, kemudian mereka (BTN) rapi-rapi dulu baru kemungkinannya mau gimana. Itu belum diputus oleh pemegang saham dan perkembangan lebih lanjut," jelas dia.