Usai Gandeng Youtube, IRSX Jadi Mitra & Distributor Strategis Minimax
:
0
Salah satu event garapan Folago di Bursa Efek Indonesia. Foto - Dok Emitennews
EmitenNews.com - Folago (IRSX) dan MiniMax meresmikan kemitraan strategis. Itu ditandai dengan tandatanganan penunjukan Folago di Shanghai sebagai distributor strategis MiniMax di Indonesia. Sebelumnya, Folago baru melakukan penandatanganan kerja sama dengan Youtube pada 23 Oktober 2026 lalu.
Melalui kemitraan itu, IRSX menjadi partner resmi Minimax dan dapat menjual kembali token MiniMax sebagai distributor tunggal kepada pengguna dalam ekosistemnya, sekaligus memperoleh akses ke teknologi MiniMax untuk memperkuat produksi drama pendek. Penandatanganan digelar dalam acara Signing Ceremony bertajuk "Appointment Strategic Partnership" di Shanghai.
Tanda tangan dilakukan Direktur Utama Folago Subioto Jingga, dan Head of MiniMax B2B Business Hu WeiQi. Itu mengikuti ekspansi Folago ke produksi film, dan micro drama berbasis kecerdasan buatan (AI) sebulan terakhir. So, IRSX menjadi mitra strategis resmi, dan satu-satunya distributor MiniMax Indonesia. Token MiniMax akan dijual kembali melalui ekosistem Folago, mencakup lebih dari 250 ribu kreator digital, dan 125 ribu afiliator e-commerce Indonesia.
Basis pengguna itu menjadi saluran distribusi potensial bagi layanan AI MiniMax. Selain hak distribusi, Folago dapat memakai MiniMax untuk kebutuhannya sendiri dalam ekosistem, termasuk mempercepat produksi drama pendek, format hiburan vertikal berdurasi satu hingga tiga menit per episode. Melalui kerja sama itu, IRSX berencana menjadi AI Token Factory Indonesia.
Token, satuan pemakaian layanan AI: setiap kali kreator, pelaku usaha, atau pengembang menjalankan model AI untuk membuat teks, suara, gambar, atau video, token itu dihitung, dan dibayar. Sebagai distributor resmi, Folago ingin menjadi pintu masuk yang mudah bagi pengguna Indonesia untuk mengakses layanan AI global. Kemitraan dengan MiniMax menjadi fondasi rencana tersebut.
IRSX menargetkan kerja sama dengan berbagai penyedia AI lainnya, sehingga ke depan ekosistemnya dapat menawarkan beragam layanan AI dalam satu jalur distribusi dan menjadikan Folago distributor token AI besar Indonesia. Jaringan kreator, afiliator e-commerce, dan pelaku usaha yang sudah ada di ekosistem Folago menjadi modal awal untuk menjangkau pengguna. "Kemitraan ini adalah langkah penting bagi Folago untuk menghadirkan teknologi AI kelas dunia kepada kreator, pelaku usaha, dan masyarakat Indonesia. Kami melihat peluang besar untuk membuat akses terhadap AI semakin luas lewat peran kami sebagai AI Token Factory Indonesia," ujar Direktur Utama Folago (IRSX), Subioto Jingga.
"Indonesia adalah pasar dinamis dengan komunitas kreator yang kuat. Kami senang menggandeng Folago sebagai mitra strategis dan distributor tunggal MiniMax di Indonesia, dan berharap kerja sama ini membantu lebih banyak kreator serta pelaku usaha memanfaatkan teknologi MiniMax," kata Head of MiniMax B2B Business, Hu WeiQi.
MiniMax, perusahaan kecerdasan buatan asal Shanghai yang berdiri pada Desember 2021. Para pendirinya adalah Yan Junjie (CEO), Yun Yeyi, dan Zhou Yucong, peneliti computer vision asal SenseTime. Pada Maret 2024, MiniMax menghimpun sekitar US 600 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin Alibaba dengan valuasi US 2,5 miliar, dengan Tencent, HongShan, dan IDG Capital sebagai investor lain.
Sahamnya melantai di Bursa Hong Kong pada 9 Januari 2026 dengan kode 0100. Produk MiniMax mencakup model bahasa seri M, dengan M3 sebagai yang terbaru (dirilis 1 Juni 2026), lini pembuat video Hailuo, dan MiniMax Audio untuk sintesis suara dan musik. Model video terbarunya, H3, dirilis akhir Juli 2026 dengan resolusi 2K, audio yang dihasilkan bersamaan dengan gambar (dialog, efek suara, musik), dan fitur referensi untuk menjaga konsistensi karakter.
Bagi Folago, kemitraan ini melanjutkan ekspansi di bidang AI. IRSX menyebut dirinya perusahaan creator economy bidang AI, media commerce, dan hiburan. Lewat anak usahanya, PT Folago Artificial Intelligence Commerce (FAIC), perusahaan mengembangkan produksi AI micro drama, film, musik, iklan televisi, dan live streaming, termasuk lewat platform KreasiKita.
Related News
Peringkat Diafirmasi BBB-, TBIG Siap Bidik Ekspansi 5G
Tambah Modal, Emiten Voucher Digital Private Placement 200 Juta Helai
Aset Meledak, Pendapatan Grup Bakrie Melejit Puluhan Persen
Laba BMRI Tembus Rp45,5 Triliun, Potensi Dividen Lebih Besar?
PSSI Alihkan 172 Juta Saham Treasuri ke Pemegang Saham, Rasio 30:1
Profitabilitas BMRI Menguat, Laba Naik 20,7% Jadi Rp45,5T di Q3 2026





