Vale (INCO) Gandeng Huayou dan Huali Kejar Target Produksi 60 Ribu Ton Nikel
:
0
EmitenNews.com -PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menandatangani perjanjian kerja sama definitif dengan Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd (Huayou) dan PT Huadi Nickel Indonesia (Huali) untuk pembangunan fasilitas pengolahan nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL).
Adapun, fasilitas tersebut dibangun dengan target produksi 60.000 ton nikel dan 5.000 ton kobalt per tahun dalam bentuk produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yang nantinya dapat diolah lebih lanjut menjadi baterai kendaraan listrik.
Proyek HPAL ini akan memulai konstruksi segera setelah mendapatkan perizinan yang dibutuhkan.
"Proyek ini akan mengolah bijih nikel berjenis limonit dari blok Sorowako, sementara pabrik HPAL akan berlokasi di Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan," kata CEO INCO, Febriany Eddy dalam keterangan resminya, Jumat (25/8/2023).
Proyek ini, lanjut Febriany, bersama dengan progress terbaru dari proyek HPAL Pomalaa dan proyek Morowali, adalah bagian dari perwujudan komitmen pertumbuhan, dan pemenuhan dari komitmen investasi perseroan.
Related News
Harga Sahamnya Melejit 17 Persen, Dirut CUAN Ikut Serok 8 Ribu Lot!
Didepak BEI, Panasia Indo (HDTX) Lanjut Go Private & Jadi PMA
2 Tahun Digembok, Saham Gocap BOSS Ungkap Rencana Pemulihan Suspensi
RUIS Tabur Dividen Tunai, Cum Date 7 Juli
Pakuan (UANG) Bidik Pendapatan Rp378M, Siapkan Strategi Ini
BNBR Jadwal Right Issue Jumbo, Sejumlah Investor Strategis Absen





