Sejalan dengan visi pemerintah dalam percepatan elektrifikasi transportasi serta target Net Zero Emission 2060, pengembangan fasilitas dan peningkatan tenaga kerja mencerminkan semangat VKTR dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik yang lebih kuat dan berkelanjutan sembari memperkuat daya saingnya di pasar kendaraan listrik komersial. 

Pencegahan Emisi Tidak hanya menawarkan kualitas, tiap unit kendaraan listrik VKTR juga memberikan solusi inovatif dalam inisiatif pencegahan emisi bagi tiap pemangku kepentingan. Hingga akhir Desember 2024, VKTR berhasil menunjukkan kinerja positif dalam pencegahan emisi melalui produk-produk Perseroan. 

Berdasarkan kalkulasi data Perseroan, sebanyak 61 unit bus listrik telah beroperasi dengan total jarak tempuh mencapai sekitar 7,7 juta km. 

Dengan pencapaian ini, bus-bus listrik tersebut diperkirakan berhasil mencegah emisi CO2 hingga 7400 ton, yang setara dengan penanaman sekitar 336 ribu pohon. 

Perseroan berfokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan di tahun 2025, dengan prioritas utama pada peningkatan penjualan dan pemasaran untuk memperluas pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia. VKTR juga akan mengoptimalkan manajemen keuangan dengan memperkuat efisiensi operasional dan memperluas akses pendanaan melalui pasar modal, guna mendukung aktivasi dan pengoperasian fasilitas perakitan kendaraan listrik berbasis CKD Perseroan yang lebih besar. 

Sebagai bagian dari upaya ini, VKTR akan meningkatkan kapasitas produksi di fasilitas perakitan untuk memenuhi permintaan yang terus berkembang. 

Di samping itu, Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, melalui pelatihan berkelanjutan dan pengembangan talenta, untuk memastikan kesiapan tenaga kerja yang terampil dalam menghadapi tuntutan teknologi kendaraan listrik yang terus berkembang. Dengan langkah-langkah ini, PT VKTR bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri mobilitas berkelanjutan di Indonesia pada tahun 2025. 

“Atas nama manajemen Perseroan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang terus mendukung pertumbuhan VKTR. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja kami, yang hanya dapat tercapai melalui sinergi yang kuat antara semua pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan. Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih konkret untuk sektor ini, dengan merujuk pada keberhasilan negara-negara lain dalam mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi. Dengan demikian, kami optimis bahwa pemerintah dapat merumuskan kebijakan dan insentif yang tepat sasaran, yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi Indonesia.” ucap Gilarsi.