Wall Street Loyo, Nyala IHSG Lanjut
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup melemah tipis. Itu seiring aksi ambil untung investor terhadap saham produsen chip dalam beberapa hari terakhir telah mencatat penguatan cukup signifikan. Dua saham produsen chip tercatat mengalami koreksi signfikan yaitu Micron Technology 10,57 persen, dan Sandisk 10,62 persen.
Meski mengalami penurunan signifikan, kedua emiten tersebut sejak awal tahun masih membukukan kenaikan sangat tinggi. Micron misalnya melejit 260 persen, dan Sandisk meroket 750 persen. Sementara itu, saham produsen chip lain, Nvidia susut 1,25 persen, dan Broadcom turun 2,23 persen.
Di sisi lain, beberapa saham teknologi berkapitalisasi besar justru mencatat penguatan. Di antaranya Meta Platform melesat 8,81 persen setelah menyatakan akan masuk bisnis komputasi awan, Microsoft melonjak 3,02 persen, dan Apple melesat 1,73 persen.
Koreksi indeks bursa Wall Street, aksi jual investor asing berlanjut, dan depresiasi rupiah diprediksi menjadi sentimen negatif pasar. Lonjakan harga komoditas mineral logam berpeluang menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat.
Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 2 Juli 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 5.610-5.525, dan resistance 5.780-5.865. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Erajaya (ERAA), Japfa (JPFA), Timah (TINS), Merdeka (MBMA), Merdeka Copper (MDKA), dan BCA (BBCA). (*)
Related News
BOLA-SGRO Out, BEI Hapus 17 Nama dari Daftar Efek Margin September
Daftar Efek Transaksi Margin September 2026, Ini yang Baru Masuk
IHSG Melambung 1,8 Persen ke 6.521, DSSA Masih Diburu Investor!
IHSG Lancar Naik 0,7% ke 6.450, Seluruh Sektor Hijau di Sesi I (27/8)
Analis Sorot 27 Agustus Jadi Pivot Penentu Arah Bullish & Bearish IHSG
IHSG Dibuka Labil Jelang Aksi Massa (27/8), Investor Was-Was!





