WGSH Siapkan Emisi Surat Utang, Danai Proyek Return 3% Nett per Bulan
:
0
PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menyiapkan sumber pendanaan alternatif melalui penerbitan surat utang dengan nilai pokok sebesar-besarnya Rp20 miliar
EmitenNews.com - PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) menyiapkan sumber pendanaan alternatif melalui penerbitan surat utang dengan nilai pokok sebesar-besarnya Rp20 miliar. Dana hasil aksi tersebut akan digunakan untuk membiayai modal kerja proyek-proyek Perseroan yang ditargetkan menghasilkan return minimal 3% nett per bulan.
Direktur Utama WGSH Hendy Rusli menjelaskan, rencana penerbitan surat utang merupakan bagian dari strategi Perseroan memperoleh sumber pendanaan alternatif di luar fasilitas perbankan.
Menurutnya, pendanaan tersebut sekaligus memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam memenuhi kebutuhan modal kerja untuk mendukung pertumbuhan kegiatan usaha.
“Dana yang diperoleh dari penerbitan Surat Utang akan digunakan untuk modal kerja pada proyek-proyek Perseroan yang memiliki tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI) yang ditargetkan minimal sebesar 3% nett per bulan,” ujar Hendy dalam keterbukaan informasi Selasa (18/8/2026).
Meski membidik tingkat pengembalian tersebut, manajemen menegaskan pelaksanaan investasi tetap akan memperhatikan prinsip kehati-hatian, kelayakan proyek, profil risiko, serta kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran surat utang.
Untuk memberikan tambahan perlindungan kepada pemegang surat utang, WGSH juga berencana memberikan jaminan berupa aset milik Perseroan.
Manajemen berharap penerbitan surat utang dapat meningkatkan aktivitas operasional dan mempercepat perputaran modal kerja, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan pendapatan Perseroan.
WGSH juga memastikan penerbitan surat utang, penggunaan dana, serta pengikatan aset sebagai jaminan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar Perseroan yang berlaku.
Sebagai bagian dari mitigasi risiko, Perseroan akan melakukan monitoring secara berkala terhadap penggunaan dana, kinerja proyek, arus kas, serta kemampuan pembayaran kewajiban surat utang.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Related News
Kinerja BYAN yang Membuat H Isam Rela Mengeluarkan Rp300 T
4 dari 5 Saham Konglo Haji Isam Sentuh ARA, Cek Kinerja Terbaru 1H2026
ELPI Raih Kontrak Rp582,76M di H1 2026, Bidik Ekspansi Internasional
Jadi Anggota Terbaru HSC, Intip Perkembangan Terbaru Kinerja MDIA
Saham-Saham H Isam Melenggang ke Zona Hijau, Kompak Menguat!
Trio Saham Ini Dijebloskan UMA: 1 ARB, 1 Flat, 1 Ngacir!





