WIKA Klaim Raih Kontrak Baru Triliunan Rupiah dari Proyek Ini
:
0
Logo usaha WIKA
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berhasil memperoleh kontrak baru senilai Rp10,17 triliun hingga Juni 2024 atau pada Semester I-2024.
Kontribusi terbesar atas perolehan kontrak baru ini berasal dari segmen industri, diikuti oleh infrastruktur, EPC, gedung, dan properti.
Berdasarkan komposisi pemberi kerja, sebagian besar kontrak berasal dari sektor BUMN dan pemerintah dengan skema pembayaran monthly progress payment.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito dalam keterangan resminya pada Kamis (11/7/2024) mengatakan bahwa WIKA yakin dengan kapabilitas dan kualitas pekerjaan serta dukungan kepercayaan dari para stakeholders, bisnis WIKA akan terus tumbuh dan berkembang dengan menyasar berbagai proyek potensial, khususnya di sektor EPC,
“Terbaru, WIKA telah menyelesaikan pembangunan Bendungan Cipanas di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Bendungan ini diresmikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Selasa (9/7/2024),” ujarnya.
Bendungan Cipanas dibangun dengan daya tampung 250,81 juta meter kubik air untuk memenuhi kebutuhan irigasi seluas 9.273 hektare di wilayah Sumedang dan Indramayu, serta berfungsi sebagai pengendali banjir di wilayah hilir Pantai Utara Indramayu.
Selain itu, bendungan ini juga digunakan untuk pembangkit listrik mini hidro sebesar 3 megawatt.
Dalam pembangunannya, WIKA bekerja sama dengan PT Jaya Konstruksi (JAKON) sebagai kontraktor pelaksana Paket I dan III, dengan lingkup pekerjaan meliputi Tubuh Bendungan, Puncak Bendungan, dan Hidromekanikal.
Bendungan Cipanas merupakan proyek bendungan keempat yang diresmikan dalam enam bulan terakhir, setelah Bendungan Karian, Bendungan Ameroro, dan Bendungan Pamukkulu. Bendungan ini akan menyediakan berbagai fungsi pemenuhan kebutuhan masyarakat mulai dari sumber irigasi pertanian, sumber air baku, pengendali banjir, dan pembangkit listrik.
“Semoga bendungan-bendungan yang telah WIKA selesaikan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” tutup Agung.
Related News
ADMR Jadwal Dividen USD120 Juta, Alokasi 44,25 Persen Laba 2025
Rasio Dividen BTPS Melonjak ke 55 Persen, Berapa Besarannya?
PGEO Mulai Garap Proyek Lumut Balai 4, Investasi Awal USD32,31 Juta
MPMX Siapkan Buyback Rp50 Miliar, Saham Dialihkan ke Program Insentif
Dharma Polimetal (DRMA) Tebar Dividen Rp70/Saham, Total Rp329 Miliar
ITMG Tetapkan Dividen USD115 Juta, Setara 60 Persen Laba 2025





