Wilmar (CEKA) Sebar Dividen Rp150 per Saham, Yield 6,6 Persen
:
0
Area pabrik milik PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) akan membagikan dividen tunai Rp150 per saham untuk tahun buku 2025. Aksi tersebut diumumkan sesuai putusan hasil RUPS Tahunan yang dihelat pada 11 Juni 2026 dan diumumkan ke BEI pada Senin (15/6/2026).
Corporate Secretary CEKA Emmanuel Dwi Iriyadi Senin (15/6) menyampaikan, “Dengan ini Perseroan menyampaikan rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang telah dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 11 Juni 2026, dimana sejumlah Rp89.250.000.000,- ditetapkan untuk dibagikan secara proporsional sebagai dividen tunai kepada seluruh pemegang saham yang berhak yang telah dikeluarkan Perseroan yaitu sejumlah 595.000.000 saham atau sejumlah Rp150,- per saham.”
Total dividen Rp89,25 miliar tersebut akan disebar ke 595.000.000 saham beredar. Mengacu harga intraday sesi I Senin (15/6) di Rp2.270, yield dividen CEKA tercatat 6,6%.
Menengok sisi kinerja, CEKA mengemas laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp194,59 miliar sepanjang 2025. Dengan total dividen Rp89,25 miliar, payout ratio dividen CEKA tahun buku 2025 berada di 45,87% dari laba bersih. Perseroan masih menyimpan saldo laba ditahan Rp1,74 triliun dan total ekuitas Rp2,01 triliun per 31 Desember 2025.
Jadwal Dividen CEKA:
Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 22 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 23 Juni 2026
Cum Dividen Pasar Tunai: 24 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Tunai: 25 Juni 2026
Recording Date: 24 Juni 2026 pukul 16:00 WIB
Related News
Harga Drop 30 Persen dari ATH, Emiten Pertamina (ELSA) Umumkan Buyback
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026





