EmitenNews.com - Nilai tukar mata uang China, yuan, pagi ini kembali melemah 261 basis poin menjadi 7,2056 terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, setelah libur panjang sejak Kamis (22/6/2023). Penurunan ini memperpanjang kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.
Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar 2,0 persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.
Kurs tengah yuan terhadap dolar AS berdasarkan rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank pada setiap hari kerja.(*)
Related News
Tok! BI Rate Tetap 4,75 Persen, Antisipasi Dampak Perang Timur Tengah
Pasokan Listrik Untuk Idulfitri Aman, Cadangan Memadai
RI Berpotensi Kehilangan Devisa Rp184,88M/Hari Dampak Konflik Timteng
Harga Emas Antam Selasa Rp4.000 Per Gram
Posisi ULN Swasta Januari 2026 Turun USD1 Miliar
Posisi Utang LN Indonesia Pada Januari 2026 USD434,7 Miliar





