2 Entitas Caplok 75 Persen Saham PKPK Rp1,44T, Aksi Backdoor Listing?
:
0
Salah satu potret kapal milik PT Deli Pratama Angkutan Laut. Foto: DPAL.
EmitenNews.com - Dua investor baru masuk sebagai pemegang saham PT Paragon Karya Perkasa Tbk. (PKPK) melalui transaksi pembelian saham per Kamis, 16 Juli 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI Kamis 16 Juli 2026, Entitas dari pengendali sebelumnya yakni, PT Deli Pratama Nusantara membeli 288.000.000 lembar (24%) saham PKPK.
Sementara itu, Resource Global Development Limited (SGX: RESU) emiten asal Bursa Singapura itu kedapatan justru memborong mayoritas saham sejumlah 612.000.000 lembar (51%) saham PKPK.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung," tulis catatan PKPK.
Adapun, sosok baru pemegang mayoritas 51% saham itu menjadi perbincangan baru akan aksi backdoor listing serta pergantian pengendali baru saham PKPK.
Kedua transaksi tersebut telah berlangsung melalui skema jual beli di pasar negosiasi bersama dengan pemegang 75% saham PKPK yakni, Deli Putra Bangsa pada kocek harga Rp1.600 per saham.
Dengan demikian, kalkulasi nilai transaksi Deli Pratama mencapai sekitar Rp460,8 miliar dan Resource Global sekitar Rp979,2 miliar. Total nilai akuisisi kedua investor tersebut mencapai Rp1,44 triliun.
Pascatransaksi, struktur kepemilikan PKPK berubah. Deli Pratama kini menggenggam 288 juta lembar saham atau 24%. Resource Global Development Limited menguasai 612 juta lembar saham atau 51%. Sebelumnya kedua entitas tersebut belum memiliki saham PKPK atau 0%.
Sementara itu, PT Deli Putra Bangsa justru kepemilikan sahamnya habis terjual dari sebelumnya 900 juta saham setara 75% kini menjadi nihil alias 0%.
Related News
Modal Kerja 3 Perusahaan, Rp24,9 Miliar dari Bank Aladin Syariah
TOBA Ekspansi Bisnis Limbah di Asia, HPS Bawa Investasi Rp7 Triliun
Bank Mandiri Tingkatkan Mutu Layanan dan Keandalan Ekosistem Digital
BRI (BBRI) Buyback Rp1 Triliun Tahap II, Akan Dialokasikan Untuk MESOP
Emiten Afiliasi Salim (AMMN) Berencana Buyback Saham hingga Rp1T
Pengendali SPMA Jual 22,5 Juta Saham Senilai Rp3,28 Miliar





