290 BUMN Ditutup, Laba BUMN Melonjak 75% ke Rp326 T
:
0
Langkah penataan kelembagaan BUMN berhasil mendorong kenaikan laba BUMN sebesar 75,3%, dari Rp186 triliun pada 2024 menjadi Rp326 triliun pada 2025.(Foto: Bimbel BUMN)
EmitenNews.com - Pemerintah memangkas sebanyak 290 dari total 1.074 BUMN beserta anak dan cucu usahanya guna meningkatkan efisiensi serta kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional. Langkah penataan kelembagaan ini berhasil mendorong kenaikan laba BUMN sebesar 75,3%, dari Rp186 triliun pada 2024 menjadi Rp326 triliun pada 2025.
Restrukturisasi massal ini merupakan bagian dari target Pemerintah untuk membatasi jumlah BUMN hingga maksimal 300 perusahaan. Langkah tegas ini diambil di tengah upaya memperkuat fondasi ekonomi domestik yang tumbuh 5,45% pada Semester I-2026, dengan inflasi terjaga di 2,88% dan realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun.
Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, efisiensi kelembagaan ini berjalan seiring dengan penguatan fundamental ekonomi nasional. "Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat investasi, serta menciptakan sumber pertumbuhan baru yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas," tegas Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.
Selain pembenahan BUMN, Pemerintah terus mengakselerasi 26 proyek hilirisasi bernilai tambah tinggi serta memperkuat tata kelola devisa. Pengelolaan Bank Emas oleh Pegadaian dan BSI kini mencatat 153 ton emas bernilai sekitar USD20miliar, sementara PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) mengelola Devisa Hasil Ekspor (DHE) sebesar USD14miliar.
Menghadapi tahun 2027, Pemerintah menyiapkan sepuluh agenda dorongan besar, mulai dari renovasi fasilitas kesehatan dan sekolah, optimalisasi aset BUMN, pengembangan 100 GW energi surya, hingga Pusat Finansial Internasional di Bali. Seluruh agenda transformasi tersebut ditujukan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju 8%.(*)
Related News
Ledakan Minyak Lambungkan IHSG
Pemerintah Incar Emas Bawah Bantal USD252 M Masuk Bank
IHSG Uji 6.600, Awas Waspadai Badai ini
PT Pos Indonesia Bakal Gelar Rapat, Bahas 3 Agenda Ini
Pindah Tangan ke Lokal, Sefas Group Borong SPBU Shell di Indonesia
IHSG Kembali di Zona Hijau, Cek Analisis Saham-Saham Berikut!





