EmitenNews.com - Prudential Indonesia melalui forum Risk Awareness Series (RAS) 2026 menekankan 3 prinsip utama untuk membangun ketahanan finansial di tengah ketidakpastian ekonomi global. Yakni, diantaranya , memuat isu fokus tujuan jangka panjang, portofolio seimbang, dan perlindungan komprehensif.

Hal itu disampaikan Chatib Basri, Anggota Dewan Ekonomi Nasional RI, dan Michael T. Tjoajadi, President Director Schroders Indonesia, dalam acara yang digelar di Jakarta pada 22 Juli 2026.

Chatib Basri mengatakan ketidakpastian akan selalu menjadi bagian dari dinamika ekonomi. Namun selama fundamental ekonomi tetap terjaga, peluang bertumbuh masih terbuka. 

"Ketidakpastian akan selalu menjadi bagian dari dinamika ekonomi. Yang membedakan adalah bagaimana kita mempersiapkan diri menghadapinya," kata Chatib.

Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,61% pada kuartal I 2026. Sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI di kisaran 5% dalam beberapa tahun ke depan. Dari sisi investasi, Michael T. Tjoajadi menilai volatilitas pasar merupakan bagian dari siklus ekonomi. Karena itu investor perlu membangun portofolio yang terdiversifikasi dan dikelola secara dinamis.

"Ketidakpastian tidak seharusnya menjadi alasan untuk menunda perencanaan investasi, melainkan momentum untuk memastikan strategi investasi tetap relevan dengan tujuan keuangan jangka panjang," terang Michael.

Adit Trivedi, Chief Financial Officer Prudential Indonesia, menambahkan kemampuan memahami dan mengelola risiko penting untuk membangun ketahanan jangka panjang. 

"Keputusan yang baik lahir dari pemahaman risiko yang lebih baik dan mengombinasikan pertumbuhan aset dengan perlindungan yang tepat," kata Adit.

Tiga prinsip yang direkomendasikan dalam forum tersebut adalah: 

Pertama, tetap berfokus pada tujuan keuangan jangka panjang.