EmitenNews.com - Hari efektif rebalancing MSCI Jumat (29/5/2026) justru jadi momentum reli bagi saham-saham big cap yang didepak dari indeks. Enam saham kompak menghijau, dua di antaranya bahkan menyentuh Auto Reject Atas (ARA).

Berdasarkan pantauan data perdagangan pukul 11.12 WIB, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memimpin penguatan dengan lonjakan 25,00% atau naik 660 poin ke Rp3.300. Senasib, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terbang 24,75% ke Rp630. Keduanya ARA.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) ikut ngebut 11,90% ke Rp3.480. Tiga saham lainnya juga hijau yakni, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 2,78% ke Rp444, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) menguat 1,68% ke Rp1.210, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 1,58% ke Rp1.930.

Reli ini terjadi tepat di hari efektif MSCI Mei 2026. Sebanyak 18 saham Indonesia, di antaranya 6 big cap di atas, resmi dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard per penutupan bursa 29 Mei 2026, berlaku 1 Juni 2026.

Co Founder PasarDana, Dr Hans Kwee, dikutip Jumat (29/5) mengatakan penghapusan saham dari MSCI lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas, bukan cerminan penurunan fundamental emiten. Kondisi ini kerap dimanfaatkan pelaku pasar untuk akumulasi saat harga terdiskon karena sebagian besar fund manager pasif sudah merampungkan penyesuaian portofolio sebelum tanggal efektif.