AADI Kemas Pendapatan USD2,54 Miliar, Laba Bersih Naik 10,5 Persen
:
0
Potret selayang pandang aktivitas pertambangan emiten Adaro Andalan (AADI). Foto: Adaro.
EmitenNews.com - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mengemas pertumbuhan pendapatan di semester I 2026. Dari laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, AADI membukukan pendapatan USD2,54 miliar tumbuh 6,13 persen YoY dari USD2,39 miliar di tahun sebelumnya.
Laba bruto juga tercatat naik menjadi USD782,70 juta atau tumbuh 12,53 persen dari USD695,52 juta.
AADI juga mampu menghemat biaya keuangan yang turun 35,66 persen YoY menjadi USD21,23 juta dari USD32,99 juta. Dari sisi bagian atas keuntungan ventura bersama tercatat membaik jadi USD418 ribu, dari rugi USD9,3 juta.
Alhasil laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 10,52 persen YoY jadi USD473,77 juta dari USD428,68 juta di tahun lalu. Laba per saham pun ikut naik menjadi USD0,06084 dari USD0,05505.
Sementara menilik neracanya, AADI membukukan total aset mencapai USD6,32 miliar, naik dibandingkan per akhir 2025 sebesar USD5,70 miliar. Hal itu ditopan oleh kas dan setara kas yang meningkat jadi USD1,20 miliar dari USD925,44 juta.
Liabilitas tercatat sebesar USD2,38 miliar naik dari tahun lalu sebesar USD2,05 juta, dan ekuitas meningkat jadi USD3,93 miliar dari USD3,64 miliar.
Pada perdagangan Jumat (28/8) saham AADI ditutup menguat 0,99 persen atau naik 100 poin ke level 10.225. Dan secara year to date, AADI terpantau menguat 46,59 persen atau +3.250 poin. ***
Related News
Tutup Semester I, Alamtri Minerals (ADMR) Catat Laba Naik 24 Persen
Laba ANTAM Naik 34%, Disumbang 80% Penjualan Emas yang Tumbuh 1%
Antam Raih Laba Bersih Rp6,91 T di 1H26, Emas Sumbang 80% Penjualan
Aset Makin Gendut, Laba ADRO Melejit 76,84 Persen Semester I
Medio 2026 SRTG Boncos 3.897 Persen, Saham Justru Meledak
Wadirut Chaterine Sutjahyo Undur Diri Dari GOTO, Sahamnya Tetap Gocap?





