Ada Pengalihan 55,8 Juta Saham, SSIA Jawab Begini ke BEI
:
0
Kawasan industri milik PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA)
EmitenNews.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyampaikan terkait pengalihan sebanyak 55,80 saham PT Suryacipta Swadya (SCS) milik SSIA dan penerbitan sebanyak 962.701.486 saham baru oleh SCS yang dilaksanakan pada tanggal 21 Juni 2024.
Corporate Secretary SSIA Yulean dalam menjawab pertanyaan BEI Kamis (11/7) menjelaskan bahwa saham-saham SCS yang dialihkan oleh Perseroan dan diterbitkan oleh SCS tersebut dialihkan dan diambilbagian oleh PT Anawarata Puspa Utama (APU).
APU merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan PT Puri Bumi Lestari (PBL), di mana PBL telah menerima pengalihan hak dan wewenang dari APU untuk membeli dan mengambil bagian saham-saham SCS tersebut.
“Antara PBL dan APU dengan Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi,” tulis Yulean.
Tujuan jangka panjang dari transaksi ini adalah untuk memperkuat struktur permodalan dengan mengurangi utang SCS terhadap bank yang secara tidak langsung dapat mengurangi biaya bunga dan pada akhirnya diharapkan akan membuat SCS lebih kompetitif.
“Dengan adanya tambahan setoran modal dari PBL ke dalam SCS, pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan diharapkan dapat lebih cepat, sehingga akan lebih menarik bagi para calon pembeli,” ungkapnya.
Rencana penggunaan dana SCS dari transaksi adalah untuk mengurangi utang terhadap bank dan pengembangan Kawasan Industri Subang Smartpolitan.
Nilai rencana transaksi ini adalah Rp 3,09 triliun. Sementara, berdasarkan laporan KJPP, nilai ekuitas 36,5% SCS adalah sebesar Rp 2,89 triliun. Alhasil Bursa mempertanyakan terkait selisih Rp 204 miliar atau setara 7,06%.
Yulean menambahkan, penentuan harga transaksi ditentukan berdasarkan kesepakatan hasil negosiasi antaral PBL dan SCS, serta merupakan hitungan valuasi internal Perseroan.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





