Akibat Tekanan Inflasi, Fitch Koreksi Prospek Pertumbuhan Ekonomi
:
0
EmitenNews.com — Fitch Ratings Limited (London) mengoreksi prospek pertumbuhan ekonomi global maupun emerging markets di 2022, lantaran kenaikan inflasi global menekan perekonomian internasional.
"Tekanan akibat inflasi global terus meningkat, dengan implikasi yang semakin menekan prospek pertumbuhan," kata Chief Economist Fitch Rating Limited, Brian Coulton, dalam keterangan resmi Fitch yang dikirim melalui surat elektronik, Selasa (14/6).
Menurut Brian, kebijakan lockdown akibat Covid-19 yang diterapkan pemerintah China menekan rantai pasok di industri manufaktur global. Bahkan, terganggunya pasokan energi dan bahan makanan akibat perang Rusia-Ukraina semakin mempercepat laju inflasi global.
Dia mengatakan, tekanan inflasi juga mengalami peningkatan di sektor jasa, terutama di Amerika Serikat dan Inggris. Untuk itu, Fitch merevisi perkiraan inflasi secara luas dan tajam, terutama untuk Eropa di kuartal II-2022. "Kami menurunkan perkiraan pertumbuhan PDB 2022 dunia sebesar 0,6 persen (sejak proyeksi pada Maret 2022) menjadi 2,9 persen".
Revisi terbesar ada pada pertumbuhan ekonomi China di 2022 menjadi 3,7 persen dibandingkan proyeksi yang dilakukan pada Maret 2022 sebesar 4,8 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi AS tahun ini juga dikoreksi 0,6 persen menjadi 2,9 persen dan zona Eropa diturunkan 0,4 persen menjadi 2,6 persen.
Related News
Kemerosotan Sektor Industri Nasional Ujian Bagi Menperin Baru
Kemenkeu Komit Jaga Defisit 3 Persen dan Rasio Utang 60 Persen
WTI Anjlok 4 Persen Pasca Isu Eropa Rilis Cadangan Minyak
Ekonom Senior Ini Perkuat Kemenko Perekonomian, Kita Tunggu Kiprahnya
Tax Holiday Berakhir, Pemerintah Siapkan Skema Baru Insentif Investasi
Emas Global dan Antam Tertekan Penguatan Dolar AS





