EmitenNews.com - Aksi beli saham beruntun PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) tengah dilakukan oleh salah satu komisarisnya, Suhendra Prawira Widjaja, di pembukaan tahun 2026. 

Berdasarkan keterbukaan data transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Suhendra tercatat melakukan manuver borong saham ULTJ secara bertahap dan berulang sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Mengacu pada data perdagangan, transaksi pembelian dilakukan pada rentang harga Rp1.425 hingga Rp1.440 per saham. Dalam periode tersebut, total saham yang diborong mencapai sekitar 8,16 juta lembar saham. Jika dikalkulasikan, nilai dana yang digelontorkan untuk aksi borong saham ULTJ tersebut mencapai sekitar Rp11,7 miliar.

“Tujuan transaksi adalah bisnis, bukan merupakan repurchase agreement, dan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis keterangan ULTJ.

Rinciannya, transaksi pembelian terbesar terjadi pada 2 Januari 2026 dengan volume sekitar 2,39 juta saham, disusul pembelian lain pada 6–7 Januari 2026 masing-masing dengan volume ratusan ribu hingga jutaan lembar saham. Seluruh transaksi dilakukan di pasar reguler dengan sumber dana domestik.

Hingga perdagangan terakhir, Suhendra tercatat memegang saham ULTJ sebanyak 134.214.860 lembar setara porsi 1,29 persen. Pada penutupan Jumat (9/1) saham ULTJ terpantau terkoreksi tipis 0,34 pesen di Rp1.445 per saham.