Aksi Beli Dominan, IHSG Uji Level 8.300
:
0
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,04 persen menjadi 8.250. Itu terjadi setelah sempat menyentuh level intraday tertinggi baru 8.272. Sektor transportasi membukukan kenaikan terbesar, dan sektor teknologi mengalami koreksi terbesar.
Faktor positif diduga dari penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), dan sinyal mulai window dressing. Itu mengingat rata-rata secara historis selama 10 tahun terakhir indeks cenderung membukukan kinerja positif edisi Oktober 2025.
Pertumbuhan penjualan ritel domestik pada Agustus 2025 tercatat 3,5 persen YoY melambat dari edisi Juli 2025 sekitar 4,7 persen YoY, serta di bawah perkiraan 3,9 persen YoY. Meski demikian, penjualan ritel telah membukukan pertumbuhan selama empat bulan beruntun, didorong langkah stimulus pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat.
Penjualan sepeda motor September 2025 meningkat 7,3 persen YoY dari Agustus 2025 dengan kenaikan 0,7 persen YoY. Itu merupakan kenaikan selama dua bulan beruntun, menyusul penurunan BI Rate. Namun, penjualan mobil September 2025 kembali turun 15,1 persen YoY setelah Agustus 2025 mencatat penurunan 19 persen YoY.
Secara teknikal, MACD membentuk golden cross, dan indikator Stochastic RSI kembali mengarah ke atas area pivot. Indeks mampu bertahan di atas level 8.200 disertai volume beli. So, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 10 Oktober 2025, berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.272-8.300.
Namun, perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek akibat profit taking. Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, BSI (BRIS), Sarana Menara (TOWR), Eagle High Plantation (BWPT), Astra Agro (AALI), dan Bank BTN (BBTN). (*)
Related News
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355
BEI Rombak Penghuni Indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Depak Saham HSC
Sempat Dibuka Tertekan, IHSG Berbalik Naik ke Atas Level 5.400
IHSG Terkoreksi, Angkut Saham SSMS, AADI, dan SMGR
Rupiah Tertekan, BI Bisa Ambil Tindakan ini
Proyeksi IHSG Selasa (27/10), Balik Menguat?





