Aksi Berlanjut! Citibank Singapore Kembali Lego 586,62 Juta Saham Goto Gojek (GOTO)
:
0
EmitenNews.com - Citibank Singapore S/A Government of Singapore kembali mengurai kepemilikan saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Kali ini, Citibank melepas 586.625.600 helai alias 586,62 juta lembar. Aksi pelepasan saham perseroan dilakukan pada 3 Mei 2023.
Seperti biasa, Citibank Singapore melego saham perseroan dibantu Citibank, N.A, dan Standard Chartered Bank. Menyusul pelaksanaan transaksi itu, tabungan saham Citibank makin menciut. Tepatnya, menjadi 64.291.758.425 helai alias 64,29 miliar lembar setara dengan 5,43 persen.
Artinya, mengalami reduksi 0,05 persen dari edisi sebelum transaksi dengan timbunan sebanyak 64,87 miliar eksemplar atau 5,48 persen. Pada 2 Mei 2023, Citibank Singapore, juga telah melego 624.044.600 helai alias 624,04 juta lembar. Transaksi dibantu Citibank, N.A dan Standard Chartered Bank.
Transaksi perusahaan berbasis di 168 Robinson Road Nomor 37-01 Capital Tower Singapore itu, telah dirampungkan pada 2 Mei 2023. Dengan pelaksanaan aksi itu, koleksi timbunan saham milik Citibank Singapura mengalami penyusutan sekitar 0,05 persen.
Sementara itu, Goto Peopleverse Fund (GPF) juga melanjutkan pengalihan 245.952.646 helai alias 245,95 juta saham untuk karyawan, dan konsultan Goto Gojek Tokopedia (GOTO). Transaksi GPF dibantu Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.
Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham GPF terus menyusut. Menjadi 77,22 miliar lembar atau 6,52 persen. Terpotong 0,02 persen dari period sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 77,47 miliar eksemplar setara dengan 6,54 persen. (*)
Related News
Tambah Porsi Direktur Ini Beli 1,4 Miliar Saham Impack Pratama (IMPC)
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)
Pembiayaan Kendaraan Berbasis Syariah Tumbuh Kuat, Ini Penjelasan BSI





