Aksi Senyap! GPF Kembali Alihkan 129,57 Juta Saham GoTo Gojek (GOTO)
:
0
EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) kembali pendistribusian saham GoTo Gojek (GOTO). Nah, untuk kali ini, GPF menyalurkan 129.571.443 helai alias 129,57 juta lembar. Aksi senyap itu dibidani oleh Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia.
Merujuk data KSEI, pengalihan saham telah dilakukan pada Rabu, 5 April 2023. Menyusul tindakan itu, tabungan saham GPF terus menyusut. Berkurang menjadi 79,49 miliar lembar alias setara dengan 6,71 persen.
Mengalami penciutan dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 79,62 miliar eksemplar atau selevel dengan 6,72 persen. Sebelumnya, pada Selasa, 4 April 2023, GPF telah menyalurkan 134.518.360 helai alias 134,51 juta lembar. Pengalihan saham untuk karyawan, dan konsultan GoTo Gojek itu, dibantu sejumlah sekuritas.
Broker terlibat aksi tersebut CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, dan Stockbit Sekuritas Digital. Menyusul aksi tersebut, secara perlahan timbunan saham GPF terus mengalami penyusutan. Mengalami reduksi 0,01 persen menjadi 79,62 miliar lembar alias setara dengan 6,72 persen. Berkurang dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 79,75 miliar eksemplar alias 6,73 persen.
Sebelumnya, pada Senin, 3 April 2023, GPF mengalihkan 175.134.969 helai alias 175,13 juta lembar. Transaksi tersebut dibantu Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Dengan transaksi itu, tabungan saham GPF makin mengerucut. Tepatnya, menjadi 79,75 miliar lembar alias setara dengan 6,73 persen. Berkurang dari sebelum transaksi dengan donasi 79,93 miliar eksemplar atau setara dengan porsi kepemilikan 6,75 persen. (*)
Related News
Tambah Porsi Direktur Ini Beli 1,4 Miliar Saham Impack Pratama (IMPC)
BBCA Sediakan Tabungan Emas di myBCA, Mulai dari 10 Ribu
Tabungan Emas Tumbuh 207 Persen, Begini Catatan BSI (BRIS) Bengkulu
Laba Semester I-2026 Rp4,3T CIMB Niaga (BNGA) Salurkan Kredit Rp247T
Komisaris dan 4 Direktur Kompak Beli Saham Bank Mestika Dharma (BBMD)
Pembiayaan Kendaraan Berbasis Syariah Tumbuh Kuat, Ini Penjelasan BSI





