Akuisisi NAYZ oleh Saiko Semakin Dekat, Saham Langsung Melejit
:
0
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ), emiten yang memproduksi makanan bayi. Foto: NAYZ
EmitenNews.com - Babak baru proses pengambilalihan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) memasuki tahap selanjutnya. Calon pengendali baru, Saiko Consultancy Pte Ltd atau dikenal Saiko secara resmi telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat (PJBS) dengan PT Asia Intrainvesta selaku pihak penjual, Kamis (30/7).
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, Direktur Utama NAYZ Dody Arifianto mengatakan rencana akuisisi tersebut akan mencakup pengambilalihan sebanyak satu miliar lembar saham atau setara 39,22 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh peseroan.
Jika ditarik lebih jauh, proses akuisisi ini merupakan kelanjutan dari pengumuman negosiasi awal yang telah disampaikan oleh Saiko pada 24 April 2026 lalu.
“Informasi atau fakta material yang diungkapkan tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Dody dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (31/7).
Sementara itu, Direktur Saiko, Mark Leong Kei Wei menuturkan setelah rencana pengambilalihan diselesaikan, calon pengendali baru akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK.
“Pelaksanaan Rencana Pengambilalihan dan penawaran tender wajib tersebut akan dilakukan dengan tetap memperhatikan serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal,” ujarnya.
Adapun berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek tertanggal 9 Juli, saham NAYZ masih mencatatkan Asia Intrainvesta selaku pengendali dengan porsi 57,1 persern atau setara 1,4 miliar lembar saham. Serta Irman, yang menggenggam 12,96 persen atau setara 330 juta lembar saham.
Pada perdagangan intraday Jumat (31/7), saham NAYZ dibuka melejit seiring dengan perkembangan terbaru akuisisi. NAYZ menguat 9,09 persen atau naik 5 poin ke level Rp60.
Related News
6 Saham Ini Terjerat FCA BEI Gegara Free Float, Ada Emiten Sri Tahir
NAYZ Dilirik Saiko, Kinerja Semester I 2026 Justru Tertekan
EAST Bagi Dividen Interim Rp8,25 Miliar, Cum Date 10 Agustus
Perdana, Pendapatan EMMI Loncat Empat Kali Lipat
Beban Membengkak, Laba Blue Bird Semester I Terpangkas
SSPACE (DOOH) punya pengendali Baru, Ada rencana Besar Apakah?





