EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) untuk kedua kalinya mulai Selasa, 1 September 2026.

Saham kuda hitam milik Andi Syamsudin Arsyad atau Isam itu disuspensi pertama kali pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Adapun, suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai seiring lonjakan harga kumulatif yang signifikan.

Endra Febri Styawan, Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (31/8) menuturkan bahwa suspensi dilakukan "sebagai bentuk perlindungan bagi Investor."

Penghentian saham ini dilakukan pada tanggal 1 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut.

Enam Hari ARA Beruntun

Aksi suspensi ini terjadi setelah PACK mencatatkan kenaikan enam hari beruntun di harga mentok Auto-Reject Atas (ARA). Berdasarkan data perdagangan:

PACK mulanya dibuka di level Rp320 pada 20 Agustus 2026, saham PACK naik ke Rp560 pada 31 Agustus 2026. Adapun, total kenaikannya setinggi 75% dalam sepekan. 

Rinciannya: 

- 20 Agu 26: +10,00% ke Rp352

- 21 Agu 26: +9,66% ke Rp386