EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan suspensi perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk. (WBSA) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I pada Senin (20/4/2026).

Penghentian sementara perdagangan atau suspensi tersebut dilakukan setelah bursa mencermati adanya pergerakan harga saham yang dinilai tidak wajar dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan pantauan EmitenNews.com, saham WBSA sebelum disuspensi perdagangannya sempat ditutup melejit hingga mentok Auto Rejection Atas (ARA) setinggi 24,55 persen setara 135 poin di Rp685.

Semenjak IPO pada (10/4) hingga sebelum disuspensi pada Jumat (17/4) Sahamnya melejit kencang hingga mencetak penutupan perdagangan hingga enam kali Auto Reject Atas (ARA) hingga akhirnya disuspensi perdana pada 20 April 2026.

Harganya terangkat naik dari Rp168 menjadi sekelas Rp685. Suspensi perdana tersebut membuat BEI menggembok saham yang diperkirakan akan memakan waktu hingga sehari lamanya.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menyampaikan bahwa tindakan suspensi merupakan bagian dari upaya bursa dalam melindungi investor sekaligus menjaga perdagangan efek tetap berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.

“Suspensi ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor serta memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya,” ujar Yulianto dalam keterangan resmi bursa.

Dengan diberlakukannya suspensi tersebut, investor untuk sementara tidak dapat melakukan transaksi atas saham WBSA hingga bursa kembali membuka perdagangan saham perseroan.

BEI juga mengimbau para pelaku pasar untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten sebelum melakukan keputusan investasi. (*)