Aset WIFI Meroket 417 Persen, Kinerja 2025 Melonjak Pesat
:
0
Konferensi pers Surge usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (6/7/2022). Foto: Istimewa
EmitenNews.com - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,65 triliun pada tahun 2025, melonjak sekitar 145,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp671 miliar.
Setelah dikurangi beban pokok pendapatan, WIFI mencatat laba bruto sebesar Rp1,12 triliun di tahun 2025, meningkat 170,5 persen dari Rp414 miliar di tahun 2024.
Dari sisi laba usaha, WIFI meraup Rp955 miliar, melesat sekitar 177,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp344 miliar. Di samping itu, laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp704 miliar, naik 158,8 persen dari sebelumnya sebesar Rp272 miliar.
Atas kinerja tersebut, laba neto tahun berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp408 miliar di tahun 2025, meningkat sekitar 77,4 persen dibandingkan sebelumnya sebesar Rp230 miliar.
Dari sisi neraca, jumlah aset WIFI mencapai Rp15 triliun di tahun 2025, meningkat signifikan sekitar 417,2 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,90 triliun.
Dengan rincian, aset lancar sebesar Rp8,68 triliun di tahun 2025, dan total aset tidak lancar Rp6,48 triliun di tahun yang sama.
Liabilitas jangka pendek tercatat Rp3,98 triliun pada tahun 2025, meningkat sekitar 582,7 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp583 miliar. Sedangkan liabilitas jangka panjang mencapai Rp2,67 triliun, naik 97,8 persen dibandingkan Rp1,35 triliun di tahun sebelumnya.
Sehingga jumlah liabilitas WIFI pada tahun 2025 mencapai Rp6,65 triliun, meningkat sekitar 244,6 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,93 triliun.
Ekuitas tercatat sebesar Rp8,51 triliun pada tahun 2025, melonjak sekitar 778,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp969 miliar.
Dari capaian kinerja tersebut, laba per saham tercatat sebesar Rp111,19 per saham pada tahun 2025, meningkat sekitar 11,8 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp99,44 per saham.
Related News
Vale (INCO) Kantongi Amunisi Nyaris Rp13T untuk Ekspansi Tahun Ini!
Damai Investama Pangkas Kepemilikan saat TRJA Fokus Pacu Ekspansi
OASA Tambah Kepemilikan di Indoplas Dewata Energi
Hilmi Panigoro Jual Saham MEDC Rp17 Miliar, Porsi Tersisa 0,11 Persen
AKRA Raup Laba Rp656 Miliar Ditopang Pertumbuhan Pendapatan Q1 2026
Pendapatan Stabil, Laba IPCC Tumbuh di Kuartal I 2026





