Asing Masuk Borong 6 Saham Bank Ditengah IHSG Turun 0,72 Persen Perdagangan Senin (17/1)
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan perdagangan sore hari ini Senin (17/1/2022) melemah -0,72% atau -48,353 point di level 6.645,048. Investor asing masih mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp77,08 miliar di seluruh pasar.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.625 hingga batas atas pada level 6.711 setelah dibuka pada level 6.711. Total nilai transaksi di BEI mencapai Rp9,8 triliun. Investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,5 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,4 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih alias net buy sebesar Rp77,08 miliar di seluruh pasar.
Sebanyak 340 saham turun harga, 203 saham menguat dan 137 saham stagnan. Sedangkan saham-saham yang dibeli asing dengan nilai terbesar adalah adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 204,3 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 121 miliar, Bank Jago (ARTO) senilai Rp86 miliar, Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp45,4 miliar, Bank Neo (BBYB) senilai Rp21,7 miliar, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) senilai Rp19,09 miliar
Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 67,2 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 64,4 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 44,1 miliar.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; SDMU yang naik 36 point atau menguat 34,61% ke level 140. GTSI menguat 26,00% atau bertambah 13 point ke level 63. BIMA menguat 24,81% atau naik 66 point ke level 332. KONI menguat 24,59% atau naik 230 point ke level 1.165. CNTX yang naik 52 point atau menguat 20,15% ke level 310.
Related News
IHSG Berbalik Drop Nyaris 1 Persen, Ditekan Aksi Jual Jelang Libur Id
Tersedia Kuota 30.000 Peserta, Buruan Daftar Pelatihan Vokasi Batch 2
IHSG Pagi Naik 1 Persen, Rupiah-Outflow Asing Bayangi Jelang MSCI Out
Indeks Kospi Hari ini Tancap 3 Persen, Samsung dan Hynix Memimpin
Songsong Liburan, IHSG Cenderung Koreksi
Dongkrak Rupiah, dan IHSG, Ini Tindakan Strategis Pemerintah





