EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan penguatan pada penutupan perdagangan Selasa (14/7/2026), meski sempat tertekan menjelang akhir sesi. Indeks komposit naik tipis 1,67 poin atau 0,03% ke level 6.039,52, sekaligus bertahan di atas level psikologis 6.000.

IHSG dibuka menguat di level 6.057,76 sebelum bergerak fluktuatif sepanjang hari. Indeks bahkan sempat turun ke level terendah intraday di 6.002,90, namun kembali menguat hingga penutupan.

Mayoritas saham berakhir di zona hijau dengan 422 saham menguat, sementara 206 saham melemah dan 165 saham ditutup stagnan.

Aktivitas perdagangan juga meningkat. Volume transaksi mencapai 32,29 miliar saham dengan frekuensi 2,91 juta kali dan total nilai transaksi sebesar Rp16,51 triliun.

Big Banks dan Saham Prajogo Masih Dominasi Transaksi

Saham-saham berkapitalisasi besar masih menjadi motor utama aktivitas perdagangan, meski mayoritas ditutup melemah. Di sisi lain, emiten Grup Prajogo Pangestu memimpin daftar saham dengan nilai transaksi terbesar.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan nilai transaksi tertinggi mencapai Rp1,4 triliun, namun harga sahamnya terkoreksi 0,53% ke Rp1.880 per saham.
Posisi berikutnya ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi Rp982,5 miliar setelah sahamnya turun 1,61% menjadi Rp6.125.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat transaksi Rp780,1 miliar dengan harga turun 2,12% ke Rp4.160, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) senilai Rp775,9 miliar setelah sahamnya terkoreksi 2,44% ke Rp2.800.

Sementara itu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) membukukan nilai transaksi Rp578,6 miliar dan harga sahamnya melemah 3,43% menjadi Rp1.690 per saham.

WIFI Pimpin Top Gainers LQ45