Awas Profit Taking, Gulung Saham BRIS, DOOH, dan INKP
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,02 persen menjadi 8.126. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume penjualan. Area penguatan indeks masih sangat terbuka dengan ditingkahi aksi profit taking.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 25 September 2025, indeks akan mengitari area support 8.077-8.005, dan posisi resistance di kisaran 8.155-8.192. Berdasar data dan fakta itu, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham pilihan berikut.
Yaitu, Bank Syariah Indonesia alias BSI (BRIS) buy on weakness Rp2.640-2.680 dengan target harga Rp2.750-2.840 per helai, dan stop loss Rp2.590 per lembar. Central Omega (DKFT) buy on weakness Rp720-745 dengan proyeksi Rp845, dan stop loss Rp690 per eksemplar.
Era Media (DOOH) buy on weakness Rp146-154 dengan target Rp169-177 per saham, dan stop loss di level Rp142 per eksemplar. Indah Kiat (INKP) buy on weakness Rp6.875-7.275 per saham dengan proyeksi Rp7.850-8.450 per helai, dan stop loss Rp6.700 per eksemplar. (*)
Related News
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun
Hasil Tajak di Sumur Pengembangan ABB-143 Hasilkan 3.672 BOPD Minyak
IHSG Bertabur ATH, Investor Tunggu Prabowo Buka Perdagangan 2026
Perkembangan Terbaru si Saham Rp1





