Bahlil Lahadalia : BKPM Sedang Cari Opsi Akuisisi Perusahaan Mobil Listrik Asal Jerman
:
0
EmitenNews.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pihaknya akan mencari opsi untuk mengakuisisi perusahaan mobil listrik asal Jerman.
Menurut Menteri BKPM itu, Indonesia Battery Corporation (IBC) yang mengurus ekosistem baterai mobil dan mobil berencana akuisisi saham pabrik mobil di Jerman.
“Cuma dua kan caranya, kalau nggak bisa bangun, ya kita akuisisi,” kata Menteri BKPM kepada Media.
Bahlil menegaskan meski mengambil langkah akuisisi, dia memastikan harganya tetap harus ekonomis dan prosesnya transparan.
Selain itu, dia menambahkan pemerintah akan terus berupaya melakukan promosi, termasuk promosi dalam kemudahan perizinan investasi.
Dia menyebut Indonesia memegang 22-24 persen cadangan nikel dunia. Kualitas kadar nikelnya pun, katanya, merupakan yang terbaik.
Selain itu, jarak lokasi tambang nikel Indonesia masih terhitung dekat ke pelabuhan sehingga ongkos produksinya jauh lebih ekonomis.
Baterai mobil itu bahannya nikel, mangan, kobalt dan lithium. Bahlil menegaskan Indonesia memiliki empat bahan logam tersebut.
“Jadi 85 persen bahan baku baterai mobil itu ada di negara kita. Makanya orang semua sedang obok-obok kita untuk kita ekspor barang ini. Kita nggak mau, ” katanya.
Bahlil mengungkapkan Indonesia sudah harus beralih penuh ke kendaraan listrik pada 2040.
Related News
Yen Jebol 161,98 per Dolar AS, Level Terendah Dalam 40 Tahun
Harga Emas Dunia Bertahan, Antam Selasa Ini Turun Rp15.000
PMI Manufaktur dan Jasa Tiongkok Kompak Naik Juni 2026
Harga Minyak Dunia Merosot ke USD70 Imbas Negosiasi AS-Iran
Cadangan Minyak AS Level Terendah dalam 43 Tahun, karena Iran?
CNG Pengganti LPG 3 Kg Segera Beredar, Tabung Masih Impor dari China





