Dividen BUMN Perkuat Tulang Punggung Ekonomi Nasional
:
0
Gedung Danantara tampak berdiri dengan kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - BP BUMN bersama Danantara terus memperkuat pengelolaan aset negera. Itu penting agar mampu memberi nilai tambah lebih besar bagi perekonomian nasional. Langkah tersebut dilakukan melalui tata kelola terintegrasi, strategi investasi disiplin, dan pengelolaan portofolio profesional.
Realisasi laba Danantara menunjukkan transformasi pengelolaan aset negara mulai memberi hasil nyata. Danantara mengoptimalkan portofolio aset di bawah naungan melalui pendekatan investasi terukur, inovatif, dan berbasis manajemen risiko. Langkah itu, mendorong peningkatan imbal hasil, dan memperkuat kontribusi BUMN terhadap pendapatan negara.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan BUMN perlu menjaga profitabilitas dengan memperkuat tata kelola, dan meningkatkan efektivitas operasional. “BUMN harus memastikan setiap aset, dan modal mampu bekerja secara optimal untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” ujar Dony.
BP BUMN dan Danantara juga mendorong BUMN untuk menerapkan prinsip efektivitas, dan efisiensi setiap lini operasi. Fokus tersebut tidak hanya mencakup pengendalian biaya, tetapi juga ketepatan dalam mengalokasikan aset, membaca dinamika pasar global, memanfaatkan teknologi, dan memperkuat mitigasi risiko dalam setiap keputusan investasi.
Melalui langkah itu, BP BUMN mendukung Danantara menjaga dan menumbuhkan nilai kekayaan negara secara berkelanjutan. Peningkatan profitabilitas BUMN diharap memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui peningkatan dividen, pertumbuhan nilai aset, kontribusi lebih besar bagi pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat. (*)
Related News
Kolaborasi Pertamina-Eni, Perkuat Eksplorasi Migas Berbasis Teknologi
Restitusi Pajak Capai Rp191,82T, DJP Ungkap Terbesar Pajak Penghasilan
Menkeu Baru Ungkap, Belanja Negara Rp1.791 Triliun, Naik 29 Persen
Peluang di CAEXPO 2026: Lompatan Ekspor Hilirisasi Hingga Transfer AI
Ada Hashim Djojohadikusumo dalam Pengembangan Gas Natuna D-Alpha
Anggaran Subsidi dan Kompensasi Rp331T, Bengkak Sampai 52 Persen





